Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ni Luh Puspa Kembali ke Buleleng. Cek Konservasi Terumbu Karang di Pemuteran

Eka Prasetya • Minggu, 15 Desember 2024 | 01:38 WIB

 

LIHAT TUKIK: Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati atau yang akrab disapa Ni Luh Puspa melihat konservasi terumbu karang di Desa Pemuteran.
LIHAT TUKIK: Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati atau yang akrab disapa Ni Luh Puspa melihat konservasi terumbu karang di Desa Pemuteran.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Luh Enik Ermawati kembali datang ke Buleleng.

Kali ini, wanita yang akrab disapa Ni Luh Puspa itu berkunjung ke Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, pada Sabtu (14/12/2024).

Di desa tersebut, Ni Luh melihat dari dekat upaya konservasi terumbu karang dengan teknologi Biorock yang dilakukan di desa tersebut. 

Proyek biorock di Desa Pemuteran sudah dikenal di seluruh dunia. Proyek konservasi itu bahkan menjadi percontohan konservasi terumbu karang bagi seluruh dunia.

Dalam sambutannya, Ni Luh Puspa menyatakan dukungannya terhadap proyek ini. Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada upaya konservasi, tetapi juga memiliki potensi besar dalam menarik minat wisatawan, khususnya pencinta ekowisata dan penyelam.  

"Program Biorock ini adalah contoh nyata bagaimana upaya pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata. Selain menjaga kelestarian alam, program ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat melalui ekowisata," ujar Ni Luh Puspa.

Selama kunjungannya, Wakil Menteri Pariwisata juga berinteraksi dengan komunitas konservasi di Desa Pemuteran.

Dia mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan pariwisata berbasis ekowisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. 

Menurutnya, Bali Utara memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi unggulan dalam pariwisata berkelanjutan, yang tidak hanya menarik wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, Pemuteran menjadi salah satu ikon pariwisata di Buleleng.

Selama ini pengembangan pariwisata di Pemuteran terbukti mengusung konsep pariwisata berkelanjutan.

Desa itu juga menjadi rujukan kunjungan bagi wisatawan mancanegara. Pengembangan pariwisata di sana, menjadikan masyarakat lokal sebagai pemain utama di sana.

“Di Desa Pemuteran pariwisatanya berbasis konservasi. Itu sangat menarik bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa,” kata Dody.

Lebih lanjut dijelaskan, Pemuteran diharapkan bisa menjadi destinasi pilihan bagi masyarakat untuk liburan pada momen Natal dan Tahun Baru. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#Ni Luh Puspa #pariwisata #terumbu karang #Pemuteran #buleleng #konservasi