SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Menjelang libur tahun baru, Dinas Pariwisata Buleleng mengintensifkan sidak ke objek wisata, hotel, hingga restoran yang ada di Buleleng.
Sidak itu dilakukan untuk memastikan seluruh objek wisata siap menyambut kedatangan wisatawan yang ingin liburan tahun baru.
Selain itu, Dinas Pariwisata juga ingin memastikan keamanan objek wisata alam yang ada di seluruh Buleleng.
Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, pihaknya telah melakukan sidak sepekan terakhir.
“Kami ingin memastikan seluruh objek wisata siap menyambut wisatawan. Sekaligus memastikan objek wisata alam aman bagi wisatawan. Apalagi saat ini cuaca ekstrem,” kata Dody saat dikonfirmasi pada Minggu (29/12/2024).
Menurutnya, Dinas Pariwisata sudah memiliki daftar yang harus diperhatikan. Daftar itu cukup panjang. Terutama bagi objek wisata berbasis alam, seperti air terjun.
Bahkan, Dinas Pariwisata Buleleng menginstruksikan agar objek wisata alam tutup sementara waktu, apabila kondisi tidak memungkinkan.
“Misalnya kalau kondisinya hujan. Lebih baik tutup saja. Jangan sampai memaksa tetap buka, ternyata wisatawan celaka kena longsoran atau air bah,” kata Dody.
Lebih lanjut Dody mengatakan, pada akhir tahun ini ia memprediksi akan terjadi lonjakan kunjungan wisatawan. Terutama wisatwan domestik.
Ia menyebut sejumlah hotel di Buleleng telah melaporkan peningkatan hunian. Khususnya pada tanggal 24 Desember hingga 7 Januari 2025.
“Memang tidak seramai saat high season di bulan Agustus. Tapi dengan peningkatan ini, kami yakin akan berdampak pada perekonomian Buleleng,” demikian Dody. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya