RadarBuleleng.id – Arus lalu lintas penyeberangan di Selat Bali menunjukkan kecenderungan lebih banyak kendaraan keluar Bali menjelang libur Tahun Baru.
Kondisi ini terlihat pasca Hari Raya Natal, saat pergerakan wisatawan dan kendaraan dari Pulau Dewata menuju Jawa masih lebih tinggi dibandingkan arus masuk.
Pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (28/12/2025), menunjukkan aktivitas penyeberangan relatif lengang pada siang hari.
Namun, dominasi kendaraan yang keluar Bali tetap terlihat, terutama pada malam hari dengan peningkatan kendaraan roda empat, bus, dan truk.
Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah mengatakan, tidak ada antrean panjang kendaraan, meski arus keluar Bali masih mendominasi.
“Siang hari relatif lengang, tidak ada penumpukan antrean kendaraan. Tapi kalau malam hari, kendaraan yang keluar Bali cenderung lebih ramai, terutama mobil, bus, dan truk,” jelasnya.
Didi menambahkan, kondisi ini mencerminkan pergerakan wisatawan dan mobilitas logistik pasca libur Natal, di mana banyak pengunjung memilih kembali ke Pulau Jawa sebelum puncak libur Tahun Baru.
Meski demikian, ASDP memprediksi situasi akan berubah dalam beberapa hari ke depan.
Arus kendaraan wisatawan yang masuk Bali diperkirakan meningkat mendekati malam pergantian tahun.
“Kami tetap mengantisipasi lonjakan arus masuk Bali. Diperkirakan dalam tiga hari kedepan, sebelum malam Tahun Baru, jumlah kendaraan wisatawan yang masuk akan meningkat,” terangnya.
Data produksi ASDP pada Sabtu (27/12/2025) menunjukkan, jumlah penumpang dan kendaraan yang keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk mencapai 32.570 orang.
Kendaraan yang menyeberang ke Jawa didominasi roda dua sebanyak 3.436 unit, mobil 2.947 unit, bus 428 unit, dan truk 1.953 unit.
Sebaliknya, arus masuk Bali melalui Pelabuhan Ketapang tercatat lebih rendah, yakni 26.810 orang. Kendaraan yang masuk meliputi 1.593 unit roda dua, 2.963 mobil, 330 bus, dan 1.622 truk. (*)
tUntuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya