Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

50 Tahun Berdiri, Bali Handara Tegaskan Komitmen Jaga Ekosistem Pancasari

Tim Redaksi • Selasa, 27 Januari 2026 | 18:06 WIB

 

MASIH HIJAU: Salah satu lanskap lapangan golf di Bali Handara.
MASIH HIJAU: Salah satu lanskap lapangan golf di Bali Handara.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Selama hampir lima dekade, Handara Golf & Resort Bali tumbuh berdampingan dengan alam dan masyarakat Desa Pancasari, Kabupaten Buleleng.

Eksis di wilayah pegunungan, Bali Handara, tidak hanya menawarkan panorama alam yang memikat, tetapi juga menyimpan tantangan ekologis alami. 

Curah hujan yang tinggi dan dinamika aliran air menjadi kondisi yang telah dihadapi masyarakat Pancasari sejak lama, termasuk potensi genangan dan banjir musiman.

Sebagai bagian dari komunitas Desa Pancasari, Bali Handara memandang tantangan tersebut sebagai realitas alam kawasan pegunungan. 

Karakter geografis dan hidrologi wilayah ini membuat genangan air dapat terjadi ketika hujan turun deras selama beberapa hari berturut-turut, termasuk di area Handara sendiri.

Pada prinsipnya, Handara menegaskan komitmen kuat dalam menjaga keseimbangan lingkungan. 

Berbagai upaya mitigasi telah dilakukan secara konsisten, mulai dari perbaikan dan normalisasi saluran drainase hingga pemeliharaan area resapan air guna mengurangi potensi genangan, banjir, dan longsor.

Dari total 99 hektare lahan yang dikelola Bali Handara, sebanyak 80 hektare diantaranya diperuntukkan sebagai ruang terbuka hijau dan lapangan golf. 

Area tersebut tidak digunakan untuk pembangunan bangunan permanen, melainkan berfungsi sebagai kawasan resapan air alami.

Area hijau yang luas ini berperan penting dalam menyaring, menahan, serta memperlambat aliran air dari kawasan pegunungan sebelum menuju permukiman warga. 

Desain lapangan golf juga menggunakan rumput lokal yang sesuai dengan karakter iklim pegunungan, sehingga mampu menyerap air hujan lebih efektif sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem tanah.

“Sebagai destinasi yang berada di kawasan pegunungan, kami memandang isu air dan banjir sebagai tantangan ekologis bersama. Desain kawasan Handara yang didominasi ruang terbuka hijau, penggunaan rumput lokal, serta pengelolaan drainase dan area resapan air merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk membantu menjaga keseimbangan tata air kawasan ini,” ujar Legal Handara Golf & Resort Bali, Evy Krisna.

Selain komitmen lingkungan, Handara juga menekankan pentingnya hubungan harmonis dengan masyarakat Desa Pancasari. Menurut manajemen, tantangan iklim pegunungan hanya dapat dihadapi melalui kerja sama seluruh pihak.

Selama ini, Handara terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan bersama warga dan pemerintah desa. Salah satunya melalui program penanaman pohon di sekolah-sekolah sekitar sebagai bagian dari edukasi lingkungan dan penghijauan jangka panjang.

Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Handara juga membantu pembangunan sebuah jembatan atas permintaan pemerintah desa. Jembatan tersebut diperuntukkan sepenuhnya bagi kepentingan masyarakat dan digunakan sebagai fasilitas bersama.

Sebagai wujud kebersamaan, Bali Handara juga dikenal sebagai satu-satunya lapangan golf di Indonesia yang rutin menggelar Community Day. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat desa diundang untuk menikmati dan menggunakan fasilitas Handara sebagai ruang bersama.

“Bagi Bali Handara, hubungan harmonis dengan masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan pondasi utama keberlanjutan,” ujar Evy.

Sebagai destinasi ikonik di Bali, Handara menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan sejak awal berdiri. Keberlanjutan dipandang bukan sebagai tren, melainkan bagian dari identitas dan tanggung jawab jangka panjang terhadap alam dan masyarakat sekitar.

Dalam lima tahun terakhir, Handara telah menanam sekitar 700 pohon baru di kawasan resort. Penanaman tersebut dilakukan untuk memperkuat keanekaragaman hayati, menjaga keseimbangan ekosistem, serta meningkatkan daya dukung lingkungan pegunungan.

“Ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk memperkuat ekosistem, bukan melemahkannya,” jelasnya.

Terkait pengelolaan vegetasi, Evy menjelaskan bahwa penebangan pohon hanya dilakukan secara terbatas dan selektif. 

“Beberapa pohon tua dan pohon yang sudah mati di sekitar area lapangan golf harus ditebang demi merevitalisasi area tersebut agar tetap aman dan berfungsi secara ekologis,” katanya.

Ia menambahkan, setiap tindakan terhadap vegetasi dilakukan dengan pertimbangan teknis dan prinsip kehati-hatian. 

Handara juga menegaskan tidak memiliki kewenangan hukum untuk melakukan penebangan atau pembangunan di kawasan hutan yang berada di bawah otoritas Kehutanan.

“Untuk area yang berada di bawah kewenangan Kehutanan, itu bukan ranah hukum kami untuk memotong pohon atau membangun apa pun di sana. Kami sepenuhnya menghormati batas hukum dan regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Sebaliknya, Handara justru menempatkan perlindungan kawasan hutan sebagai prioritas utama. “Kami sangat melindungi kawasan hutan yang berada di dalam dan di sekitar Handara. Hutan tersebut adalah penyangga ekologis utama bagi kawasan ini, termasuk sebagai area resapan air dan penyeimbang iklim mikro,” tambah Evy.

Sebagai penguat komitmen, Handara menyebut telah mengantongi sertifikasi resort berkelanjutan dan menerima sejumlah penghargaan di bidang pariwisata berkelanjutan.

“Kami tidak hanya memiliki sertifikasi keberlanjutan, tetapi juga telah menerima penghargaan atas praktik pariwisata berkelanjutan yang kami jalankan. Ini mencerminkan bahwa komitmen lingkungan kami diakui secara independen oleh lembaga eksternal,” jelas Evy. 

Lebih lanjut, prinsip keberlanjutan diterapkan secara menyeluruh dalam operasional Handara. “Seluruh operasional kami tunduk pada standar keberlanjutan yang ketat dan audit lingkungan secara berkala, mulai dari pengelolaan sampah, penghematan energi, hingga upaya meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai. Kami tidak hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi menjalankannya secara nyata, terukur, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #longsor #alam #golf #csr #komunitas #lapangan golf #hujan #resort #bali handara #banjir #pancasari