SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kinerja layanan kapal pesiar di Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Bali, menunjukkan tren positif.
Sepanjang Januari hingga April 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional Celukan Bawang tercatat melayani 10 kunjungan kapal pesiar internasional.
Capaian ini menegaskan posisi pelabuhan tersebut sebagai salah satu gerbang wisata unggulan di Bali Utara, sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata maritim di kawasan tersebut.
Rangkaian kunjungan diawali pada Januari dengan kedatangan MS Celebrity Millennium, MV Regatta, dan MV Sirena. Pada Februari, aktivitas berlanjut dengan sandarnya MV Seven Seas Explorer, MV Riviera, MV Azamara Pursuit, serta kembali disinggahi MS Celebrity Millennium.
Memasuki Maret, giliran MV Seven Seas Mariner yang merapat, sebelum akhirnya ditutup oleh MV Seven Seas Navigator yang bersandar pada Minggu (19/4/2026) pagi.
Kapal terakhir tersebut membawa 437 penumpang dan 363 awak kapal, sekaligus menjadi penutup (closing call) musim kunjungan kapal pesiar tahun ini.
Selanjutnya, kunjungan kapal pesiar dijadwalkan kembali berlangsung pada Agustus 2026.
Secara keseluruhan, kunjungan kapal pesiar selama empat bulan tersebut mengangkut sekitar 11.198 penumpang dan 6.183 awak kapal.
Mereka memanfaatkan waktu singgah untuk berwisata ke sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Buleleng dan sekitarnya, sehingga memberikan dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi lokal.
Dalam memberikan layanan, Pelindo memastikan seluruh proses berjalan optimal dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. Hal ini dilakukan melalui koordinasi terpadu bersama berbagai instansi, seperti KSOP, Imigrasi, Bea Cukai, Karantina Kesehatan, hingga unsur pengamanan.
Selain itu, Pelindo juga menerapkan sistem layanan terintegrasi (end-to-end service), mulai dari tahap pra-kedatangan, pelayanan saat sandar, hingga layanan pasca kunjungan untuk menjamin kelancaran operasional.
General Manager Pelindo Celukan Bawang, Mochammad Imron, menyebut peningkatan kunjungan kapal pesiar menjadi indikator kepercayaan global terhadap kualitas layanan pelabuhan.
“Pelindo terus berkomitmen menghadirkan layanan pelabuhan berstandar internasional guna mendukung pertumbuhan pariwisata dan memperkuat konektivitas maritim nasional,” ujarnya.
Ke depan, Pelabuhan Celukan Bawang masih dijadwalkan menerima sejumlah kunjungan kapal pesiar hingga akhir 2026.
Pelindo pun terus memperkuat kesiapan layanan melalui peningkatan infrastruktur, optimalisasi operasional, serta sinergi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi lonjakan trafik kapal pesiar. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya