SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng kembali menggelar Lovina Festival pada 24-28 Juli 2026.
Memasuki penyelenggaraan ke-12, festival andalan Buleleng ini hadir dengan konsep baru.
Tidak hanya berlangsung lebih lama, pengemasan acara juga disesuaikan dengan karakter dan preferensi wisatawan yang menjadi sasaran.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya festival hanya berlangsung tiga hingga empat hari, kali ini Lovina Festival digelar selama lima hari penuh.
Konsep tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman wisata yang lebih berkesan sekaligus mendorong wisatawan memperpanjang masa tinggal di kawasan Lovina.
Penanggung Jawab Lovina Festival XII, Putu Ayu Reika Nurhaeni, mengatakan panggung hiburan tahun ini dibagi menjadi dua segmen sesuai minat pengunjung.
"Pengisi acaranya dipilih berdasarkan minat dan preferensi wisatawan, sehingga panggung didiversifikasi menjadi dua preferensi wisatawan," ujarnya.
Panggung pertama digelar di Pantai Tasikmadu pada 24-26 Juli dengan sajian yang lebih menyasar wisatawan mancanegara.
Sementara itu, panggung kedua berlangsung di Pantai Binaria pada 26-28 Juli dengan hiburan yang dirancang untuk menarik wisatawan domestik.
Selama lima hari pelaksanaan, Lovina Festival menghadirkan tiga kategori utama kegiatan, yakni pertunjukan seni tradisional, hiburan modern, dan berbagai side event.
Sebanyak 250 penampil akan tampil dalam festival tersebut, didukung 44 komunitas serta 75 pelaku UMKM yang meramaikan area kegiatan.
Menurut Reika, penambahan durasi festival bukan tanpa alasan. Langkah itu dilakukan agar wisatawan memiliki lebih banyak waktu menikmati berbagai atraksi wisata, sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan Lovina.
Terlebih, Lovina Festival 2026 kembali masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengungkapkan dampak positif konsep tersebut mulai terlihat.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, sejumlah wisatawan telah memperpanjang masa menginap untuk menikmati rangkaian festival. Di saat yang sama, pemesanan kamar hotel oleh tamu baru juga terus bertambah.
"Bahkan laporan yang kami terima, sudah ada wisatawan yang memperpanjang masa menginapnya untuk menikmati Lovina Festival. Selain tamu-tamu baru yang sudah memesan hotel," katanya.
Pemkab Buleleng pun memasang target kunjungan sebanyak 25 ribu wisatawan atau rata-rata 5.000 pengunjung setiap hari.
Target tersebut dinilai realistis mengingat penyelenggaraan tahun lalu mampu menarik lebih dari 20 ribu wisatawan domestik maupun mancanegara dengan tingkat okupansi hotel rata-rata mencapai 82 persen. Bahkan, sejumlah hotel favorit dilaporkan sempat terisi penuh.
Selain deretan pertunjukan seni dan hiburan, Lovina Festival 2026 juga menghadirkan sejumlah agenda unggulan seperti Lomba Perahu Layar Mini dan Lovina Cross Country.
Dari seluruh rangkaian acara tersebut, lomba perahu layar mini diprediksi menjadi magnet utama karena diikuti sekitar 1.230 peserta dari berbagai daerah.
"Semua menjadi magnet kegiatan, tetapi lomba perahu layar mini akan menjadi magnet utama karena pesertanya 1.230 orang," ujar Sutjidra. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng