Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sukses Matematika Metode Gasing di Buleleng: Bank Dunia Ikut Penasaran, Apa Rahasianya?

Eka Prasetya • Jumat, 12 Januari 2024 | 23:41 WIB

 

PENDIDIKAN: Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Made Astika (paling kiri) dalam pertemuan di SDN 3 Tinga-Tinga.
PENDIDIKAN: Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Made Astika (paling kiri) dalam pertemuan di SDN 3 Tinga-Tinga.

GEROKGAK, RadarBuleleng.id – Penerapan metode gasing dalam pembelajaran matematika, menarik perhatian Bank Dunia.

Lembaga tersebut ingin melihat keberhasilan penerapan metode itu, terutama di sekolah-sekolah yang terletak jauh dari ibu kota kabupaten.

Metode gasing sudah diterapkan sejak tahun lalu. Metode gasing dikenal dengan akronim gampang, asyik, dan menyenangkan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Made Astika mengungkapkan, metode gasing sudah menarik perhatian lembaga internasional.

Menurutnya, Bank Dunia berencana datang ke Buleleng dalam waktu dekat. Lembaga itu ingin melihat dari dekat implementasi metode gasing di 10 unit sekolah.

Dari 10 unit sekolah, hanya satu sekolah saja yang ada di Kecamatan Buleleng. Sementara 9 unit sekolah lainnya, ada di Kecamatan Gerokgak.

“Kenapa di Kecamatan Gerokgak? Karena selama ini banyak sekolah di Kecamatan Gerokgak dalam implementasi metode Gasing telah tuntas dilaksanakan,” kata Astika saat melakukan tatap muka dengan para guru se-Kecamatan Gerokgak, di SDN 3 Tinga-Tinga, Jumat (12/1/2024).

Astika mengungkapkan, penerapan metode gasing  di Kecamatan Gerokgak sudah tuntas. Di tiap sekolah setidaknya ada seorang guru trainer.

Selanjutnya guru trainer itu akan melatih guru-guru lainnya di sekolah masing-masing.

Lebih lanjut Astika menjelaskan, metode gasing memiliki ciri gaduh dan bising. Sehingga jangan heran dalam proses pembelajaran suasana akan menjadi riuh.

“Kecepatan pembelajaran berhitung melalui Metode Gasing yang dikembangkan oleh Prof Yohanes benar-benar mengubah pandangan anak-anak yang sebelumnya takut pada matematika dan berhitung,menjadi senang,” ujarnya.

Asal tahu saja pada Februari mendatang Bank Dunia akan mengunjungi enam kabupaten yang ada di Indonesia. Buleleng menjadi satu-satunya kabupaten di Bali yang akan dikunjungi bank dunia.

Implementasi metode gasing di Buleleng, diyakini meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Sehingga memberikan dampak positif bagi siswa.

Bank Dunia menunjukkan minat yang kuat untuk mengimplementasikan Metode Gasing pada negara-negara lain, yang masih memiliki kemampuan numerasi yang rendah. (*)

 

Editor : Eka Prasetya
#Kecamatan Gerokgak #bank dunia #Metode Gasing #pendidikan #matematika #Disdikpora #buleleng