Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sudah Setahun Jebol, Senderan SDN 2 Tamblang Belum Diperbaiki, Kondisi Kelas Makin Kritis

Eka Prasetya • Jumat, 2 Februari 2024 | 01:50 WIB

 

MEMBAHAYAKAN: Kondisi senderan di SDN 2 Tamblang yang jebol.
MEMBAHAYAKAN: Kondisi senderan di SDN 2 Tamblang yang jebol.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Senderan penahan tanah di SDN 2 Tamblang, sudah jebol setahun lalu. Tapi hingga kini senderan belum juga diperbaiki.

Padahal kini sudah masuk musim hujan. Kondisi itu semakin membahayakan siswa.

Apalagi senderan yang jebol, berada dekat dengan ruang kelas yang digunakan siswa setiap hari.

SDN 2 Tamblang terletak di Banjar Dinas Klampuak, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan. Jaraknya sekitar 23 kilometer dari pusat Kota Singaraja.

Sekolah itu termasuk sekolah yang padat siswa. Tahun ini ada 79 orang siswa yang bersekolah di sana.

Kepala SDN 2 Tamblang, Ketut Darmawan menuturkan, senderan tersebut jebol pada Februari 2023 silam.

Saat itu hujan lebat mengguyur wilayah Tamblang. Tiba-tiba senderan yang terletak di sisi utara sekolah jebol.

Senderan itu berdekatan dengan ruang kelas IV dan kelas V. Alhasil lantai ruang kelas juga miring.

Menurut Darmawan, pihak sekolah berupaya mencegah kerusakan lebih lanjut. Caranya memasang talang air, agar air cucuran atap tidak mengalir ke senderan.

Sekolah juga memasang terpal di lokasi senderan jebol. Sehingga tanah tidak tergerus semakin parah.

“Memang agak was-was juga. Posisi senderannya lumayan, panjangnya sekitar 8 meter dan  tingginya sekitar 6 meter,” kata Darmawan.

Saat kondisi hujan lebat, pihaknya pun semakin was-was. Khawatir kerusakan senderan semakin parah.

“Kami sudah minta anak-anak, kalau hujan deras, tolong agar pindah dudukunya. Harapan kami sih supaya cepat ditangani. Karena kalau dibiarkan, akan semakin parah kondisinya. Apalagi di tempat kami ini, hampir setiap siang saat jam sekolah itu turun hujan,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Made Astika mengatakan, kerusakan memang telah terjadi tahun lalu.

“Tahun lalu itu anggaran belum ada. Karena untuk senderan dan tembok pagar tidak bisa pakai dana pusat, harus pakai APBD,” kata Astika.

Menurutnya senderan di SDN 2 Tamblang akan diperbaiki tahun ini. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan.

“Tahun ini digarap. Sudah dipasang dana Rp 200 juta. Kami masih melakukan konsultasi soal teknis konstruksi. Karena senderannya cukup tinggi. Supaya benar-benar kuat,” kata Astika. (*)

 

Editor : Eka Prasetya
#jebol #kubutambahan #Tamblang #senderan #buleleng #kelas