SINGARAJA-Dalam rangka pembenahan dan menciptakan keunggulan akademik yang berkelanjutan, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali mengukuhkan tujuh orang akademisinya menjadi guru besar.
Kini, Undiksha memiliki 83 orang akademisi bergelar profesor.
Pengukuhan tujuh guru besar baru ini dilakukan pada Kamis (18/4) pukul 08.30 Wita di Auditorium Undiksha.
Mereka yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Komang Setemen, S.Si., M.T., (bidang ilmu pengukuran dan evaluasi pendidikan teknik informatika), Prof. Dr. I Nyoman Suardana, M.Si., (bidang ilmu pendidikan kimia), Prof. Dr. Dra. Gst. Ayu Mahayukti, M.Si., (bidang ilmu pengukuran dan evaluasi pendidikan matematika), dan Prof. Dr. I Wayan Artanayasa, S.Pd.,M.Pd., (bidang ilmu pengukuran dan evaluasi pembelajaran PJOK).
Kemudian Prof. Dr. Drs. I Wayan Suja, M.Si., (bidang ilmu pendidikan kimia), Prof. Dr. Edy Sujana, S.E.,M.Si.,Ak., (bidang ilmu akuntansi), dan Prof. Dr. IGA. Lokita Purnamika Utami, S.Pd.,M.Pd., (bidang ilmu pendidikan bahasa Inggris).
Rektor Undiksha, I Wayan Lasmawan menyampaikan bila para profesor baru ini telah membuktikan dirinya secara aktual akademis berdasarkan bidang yang ditekuninya.
Tentu dengan adanya tambahan guru besar ini, Undiksha telah melakukan langkah transformasi dan akselerasi pembangunan pendidikan nasional.
Sebagai bentuk pernyataan komitmen kampus di Bali utara ini untuk terus berbenah dan mengambil peran positif dalam menciptakan dan mendukung keunggulan akademik yang berkelanjutan.
Lasmawan juga mengharapkan, para guru besar ini memberi kontribusi yang signifikan dalam mengakselerasi capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi dan akselerasi Undiksha menjadi International Reputable University in Education and Leadership (IRUEL).
“Saat ini Undiksha miliki 83 orang guru besar. Saya punya program di 2025, wajib hukumnya Undiksha punya minimal 100 profesor. Sudah kami bentuk tim untuk membantu para akademisi untuk raih guru besar,” ujar Rektor Undiksha usai pengukuhan guru besar.
Lasmawan melanjutkan, pihaknya akan memberikan fasilitas dan pendanaan bagi akademisinya yang akan mengembangkan diri menuju guru besar.
Ia menegaskan, percepatan profesor di Undiksha bukan merupakan pemaksaan, melainkan berjalan sesuai dengan ranah dan prosedur yang ada.
“Lembaga akan bantu pendanaan dan fasilitasi akademisi Undiksha yang akan mengembangkan akademik mereka ke depan menuju guru besar. Percepatan ini bukan pemaksaan, bukan langkah satu langsung ke lima. Tapi kami bantu optimalkan dengan pendanaan juga,” tutupnya.
Sebagai catatan, Undiksha saat ini memiliki 103 dosen yang berpangkat Lektor Kepala dan bergelar Doktor.
Secara promistikasi Undiksha berpeluang menambah jajaran profesornya di tahun 2024 ini.
Rektor Undiksha menegaskan raihan jabatan profesor bukan capaian pribadi sebagai akademisi, tetapi juga menjadi capaian universitas yang penting bagi penguatan konstelasi lembaga pada level nasional maupun internasional. ***
Editor : Donny Tabelak