SINGARAJA, RadarBuleleng.id - DPRD Buleleng mendesak pemerintah segera merealisasikan pembangunan gedung SMPN 6 Gerokgak.
Sekolah tersebut rencananya akan berdiri di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak. Tapi hingga kini belum memiliki gedung sendiri.
SMPN 6 Gerokgak baru berdiri pada tahun 2023 silam. Pemerintah mendirikan sekolah tersebut untuk memecah kepadatan siswa di SMPN 2 Gerokgak.
Saat pertama berdiri, sekolah tersebut telah menerima 122 orang siswa. Hanya saja, sekolah tersebut memiliki gedung sendiri.
Saat ini para siswa masih numpang belajar di SDN 3 Banyupoh. Mereka belajar pada sore hari, setelah siswa sekolah dasar pulang.
Anggota DPRD Buleleng, Putu Suastika menyatakan kebutuhan pembangunan gedung sekolah untuk SMPN 6 Gerokgak sudah mendesak.
Menurut Suastika pemerintah sudah mendapat lahan dari Pemprov Bali. Seharusnya hal itu segera ditindaklanjuti dengan perencanaan pembangunan.
“Kami meminta agar pembangunannya segera direalisasikan. Karena sekolah ini sangat strategis,” ujar politisi Golkar itu.
Berdasarkan penelusuran RadarBuleleng.id, hingga kini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng belum menyusun perencanaan pembangunan gedung baru.
Pada perencanaan tender, belum terlihat rencana pembangunan gedung sekolah baru di Kecamatan Gerokgak.
Terpisah, Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika mengatakan kini pihaknya masih menuntaskan proses pensertifikatan lahan.
Setelah proses pensertifikatan lahan tuntas, pihaknya akan segera menyusun dokumen perencanaan pembangunan gedung.
Menurutnya pemerintah sudah menyiapkan anggaran sebanyak Rp 2,1 miliar untuk pembangunan gedung baru. Anggaran tersebut terpasang dalam APBD 2024.
“Kami pastikan pembangunan gedung SMPN 6 Gerokgak terlaksana tahun ini,” ujar Astika.
Dana sebanyak Rp 2,1 miliar itu akan digunakan untuk membangun 4 unit ruang kelas, perpustakaan, toilet, dan pengadaan meubeler untuk mendukung proses pembelajaran. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya