RadarBuleleng.id - Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya meminta bantuan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali untuk mengawasi tahapan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Hal itu dilakukan guna mengantisipasi munculnya jalur titipan pada ajang PPDB tahun ajaran 20204/2025 untuk jenjang SMA/SMK di Provinsi Bali.
Asal tahu saja, tahapan PPDB untuk tingkat SMA/SMK di Provinsi Bali telah dibuka secara online, kemarin (19/6/20204).
Baca Juga: PPDB 2024 Diperketat, Jalur Titip KK Terancam
Jalur yang jadi prioritas adalah jalur afirmasi. Yakni jalur siswa miskin, disabilitas, dan yatim piatu.
Sekolah wajib menerima siswa yang masuk kategori miskin, disabilitas, dan yatim piatu agar mendidikan mereka terjamin.
Selain itu pemerintah juga membuka jalur zonasi dan prestasi. Namun jalur siswa miskin tetap menjadi prioritas
Mahendra Jaya mengatakan, siswa miskin yang bisa diterima juga tidak bisa sembarangan. Mereka harus tercantum dalam data P3KE atau Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
"Desil 1 sampai 5, akan terlihat. Juga akan ada pengecekan ke lapangan atau ke desa setempat. Itu yang akan kami lakukan," ujar Mahendra Jaya, kemarin.
Baca Juga: Disdikpora Terbitkan Aturan PPDB Terbaru. Numpang KK Tidak Berlaku Lagi!
Selain itu anak-anak dengan kategori miskin ekstrem wajib diterima di sekolah negeri. Sebab mereka tidak akan mampu sekolah di sekolah swasta.
"Biarlah mereka (siswa miskin) yang sekolah di negeri," tegasnya.
sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bali, Boy Jayawibawa, mengatakan ada 64.280 siswa SMP di Bali yang akan melanjutkan ke jenjang tingkat SMA/SMK di Bali.
Jalur PPDB Bali 2024 yang pertama dibuka jalur afirmasi dan inklusi telah dibuka kemarin hingga 29 Juni 2024.
Untuk pendaftaran jalur lain, seperti perpindahan orang tua,zonasi, prestasi dan ranking dimulai 26 Juni hingga 29 juni yang ditutup pukul 18.00. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya