SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng berambisi kembali mewujudkan Singaraja sebagai kota pendidikan.
Ikon kota pendidikan itu selama belasan tahun belakangan mulai luntur. Seiring dengan menurunnya prestasi yang diraih sekolah-sekolah yang ada di Buleleng.
Sisa ikon kota pendidikan yang masih bisa dibanggakan adalah SMAN 1 Singaraja yang notabene SMA pertama di Bali, serta Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) yang kini masih mencetak para guru.
Baca Juga: Sedang Dikaji, Singaraja Kembali Jadi Kota Pendidikan
Guna mengembalikan ikon Singaraja sebagai kota pendidikan, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Buleleng menggelar focus group discussion (FGD), pada Jumat (20/9/2024).
Agenda FGD atau diskusi terpumpun itu dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan. Yakni pemerintah daerah, akademisi, perwakilan sekolah, serta organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan.
Kepala Brida Buleleng, Made Supartawan mengatakan, dalam menguatkan ikon Singaraja sebagai kota pendidikan, perlu sinergi antara berbagai sektor. Sehingga muncul kebijakan yang mendukung pengembangan sektor pendidikan di Singaraja.
"Kami berharap dapat menyusun model kebijakan yang relevan dan tepat sasaran untuk menjadikan Singaraja sebagai pusat pendidikan unggulan di Bali," ujarnya.
Sementara itu, Tim Pelaksana Kajian Pengembangan Kota Pendidikan, Prof. I Nengah Suastika menyatakan pemerintah perlu bersinergi dengan institusi pendidikan, dan masyarakat untuk mendorong pengembangan Singaraja sebagai kota pendidikan.
"Kami berkomitmen untuk mengkaji berbagai aspek, mulai dari infrastruktur pendidikan, kualitas SDM, hingga kebijakan strategis yang diperlukan untuk menguatkan peran Singaraja dalam mencetak generasi unggul," kata pria yang juga dosen di Undiksha itu.
Menurut Suastika, setidaknya ada beberapa hal yang harus dipenuhi. Yakni penguatan infrastruktur pendidikan. Mulai dari laboratorium, perpustakaan, dan teknologi digital yang mendukung pembelajaran modern.
Selain itu perlu pengembangan kompetensi tenaga pengajar, agar kualitas guru dan tenaga pendidikan semakin baik.
Dengan pemenuhan sarana prasarana serta peningkatan kompetensi guru, ia optimistis siswa akan lebih berprestasi lagi. Sehingga pengembangan kota pendidikan menjadi semakin baik. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya