SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Ratusan kursi kepala sekolah dibiarkan dalam kondisi kosong selama 2,5 tahun belakangan.
Bukan hanya kursi kepala sekolah, saat ini kursi sejumlah pengawas sekolah juga sudah kosong karena ditinggal pensiun.
Dampaknya roda organisasi di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng tidak bisa berjalan dengan optimal.
Proses pembelajaran dan manajerial di sekolah pun menjadi pincang. Karena hanya dipimpin oleh seorang pelaksana tugas.
Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, Disdikpora Buleleng kini mengusulkan pembentukan Tim Penilai.
Tim Penilai akan melakukan seleksi dan mengusulkan kandidat yang dinilai layak mengisi posisi kepala sekolah maupun pengawas sekolah tersebut.
Adapun tim penilai terdiri dari Asisten Tata Praja Setda Buleleng, Kepala Disdikpora Buleleng, Kepala Bidang di Disdikpora Buleleng, serta Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng.
Plt. Kepala Disdikpora Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, proses seleksi akan menggunakan sistem aplikasi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS).
Guru yang memenuhi syarat dan berminat menjadi kepala sekolah atau pengawas wajib mendaftarkan diri melalui sistem tersebut.
“Nanti ada proses seleksi dan akan kami umumkan secara terbuka. Guru yang memenuhi syarat dipersilakan mendaftar,” ujarnya.
Selanjutnya tim penilai akan menyerahkan rekomendasi kepada Bupati untuk menetapkan kepala sekolah dan pengawas sekolah definitif.
Sementara itu, Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG berjanji akan segera mengisi jabatan kepala sekolah. Pengisian akan dilakukan sebelum kelulusan siswa.
“Segera. Supaya nanti saat tanda tangan ijazah siswa sudah kepala sekolah definitif. Kami harap sebelum tahun ajaran baru, seluruh jabatan yang kosong sudah terisi,” tegas Sutjidra.
Asal tahu saja, hingga kini ada 158 sekolah yang tidak memiliki kepala sekolah. Posisi itu hanya diisi oleh pelaksana tugas.
Selain itu, jumlah pengawas sekolah jauh dari kata ideal. Saat ini Buleleng hanya memiliki 20 orang kepala sekolah, dari jumlah ideal 72 orang pengawas sekolah. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya