Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Wisuda Terbanyak Sepanjang Sejarah, Undiksha Lepas 1.095 Lulusan Sekaligus

Eka Prasetya • Sabtu, 22 Maret 2025 | 01:00 WIB

 

LEPAS WISUDAWAN: Rektor Undiksha, Prof. I Wayan Lasmawan (kiri) melepas para wisudawan.
LEPAS WISUDAWAN: Rektor Undiksha, Prof. I Wayan Lasmawan (kiri) melepas para wisudawan.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) mencetak sejarah. Dalam wisuda ke-76 yang digelar pada Jumat (21/3/2025), kampus negeri terbesar di Bali Utara ini melakukan wisuda kepada 1.095 lulusan dalam satu sesi.

Biasanya, Undiksha hanya mewisuda maksimal 800 peserta dalam satu periode. Namun kali ini, jumlah peserta membeludak. 

Rinciannya, program D3 sebanyak 67 orang lulusan, D4/Sarjana Terapan 15 orang, S1 sebanyak 772 orang, S2 sebanyak 203 orang, dan S3 sebanyak 38 orang.

Menariknya, lima orang mahasiswa program Fast-Track Undiksha-Ming Chi University of Technology (MCUT), Taiwan, turut mengikuti prosesi wisuda secara daring dari luar negeri. Hal ini menjadi simbol penguatan kiprah internasional Undiksha.

Rektor Undiksha, Prof. I Wayan Lasmawan menjelaskan, kebijakan menggelar satu sesi wisuda ini diambil agar lulusan bisa segera mendaftar Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pra-Jabatan yang biasanya dibuka sekitar April–Mei.

“Sebagai LPTK Negeri, Undiksha punya tanggung jawab menghasilkan lulusan yang siap bersaing, berkarakter, dan unggul,” kata Prof. Lasmawan. 

Ia juga menegaskan komitmen Undiksha dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik melalui berbagai transformasi.

Dari total 79 program studi di Undiksha, sebanyak 37 telah mengantongi akreditasi Unggul atau A. Sekitar 20 prodi lainnya tengah menunggu proses visitasi untuk reakreditasi. 

Di level internasional, 18 prodi bahkan telah meraih akreditasi internasional dengan status Unconditional dan Conditional.

Berbagai pencapaian ini turut mengantarkan Undiksha ke peringkat 20 nasional dalam Scimago Institution Ranking 2024.

Tak hanya unggul di dalam negeri, Undiksha juga makin aktif menjalin kerja sama akademik internasional. Tahun ini, tujuh mahasiswa diberangkatkan ke MCUT Taiwan dalam program Fast-Track 3+2. 

Sejak program ini dimulai tahun 2021, total sudah 35 mahasiswa ikut serta. Dua di antaranya bahkan melanjutkan ke jenjang doktoral dan bekerja sebagai asisten riset di sana.

Rencana ekspansi global pun terus berlanjut. Pada September 2025, Undiksha akan mengirim mahasiswa dalam program double degree dengan Anger University di bidang Manajemen Perhotelan. 

Undiksha juga telah menjalin kerja sama dengan La Rochelle University juga siap diluncurkan untuk program fast-track di bidang Ilmu Komputer dan Bahasa Asing Terapan.

“Tujuannya bukan hanya memberi pengalaman internasional bagi mahasiswa, tetapi juga menjadikan Undiksha sebagai rumah belajar bagi masyarakat global,” kata Prof. Lasmawan.

Undiksha kini tengah bersiap menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Langkah ini diyakini akan mendorong kematangan organisasi dan membuat Undiksha lebih lincah serta adaptif menghadapi dinamika zaman.

“Dengan semua program ini, Undiksha menargetkan diri menjadi trend-setter university dan International Reputable University in Education and Leadership (IRUEL),” ujar Prof. Lasmawan.

Kepada para wisudawan, Prof. Lasmawan juga berpesan agar tak mudah menyerah menghadapi tantangan. 

“Kami berharap lulusan Undiksha mampu memberi kontribusi nyata, baik di dunia akademik maupun profesional, dan mengharumkan nama almamater di kancah nasional maupun global,” tutupnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #mahasiswa #wisuda #pendidikan #undiksha #universitas