Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kajati Bali Bekali 4.735 Mahasiswa Baru Undiksha Soal Karakter di Era Digital

Eka Prasetya • Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:03 WIB

 

BEKALI MAHASISWA: Kajati Bali, Ketut Sumedana saat memberikan pembekalan kepada para mahasiswa baru di Undiksha.
BEKALI MAHASISWA: Kajati Bali, Ketut Sumedana saat memberikan pembekalan kepada para mahasiswa baru di Undiksha.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Ketut Sumedana memberikan pembekalan karakter bagi 4.735 orang mahasiswa baru Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha).

Pembekalan itu dilakukan dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Rabu (13/8/2025). 

Di hadapan para mahasiswa baru, Sumedana menegaskan pentingnya membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter, beretika, dan bermoral. 

Menurutnya karakter menjadi pondasi utama untuk menghadapi perubahan global yang bergerak cepat.

Sumedana menjelaskan dunia kini berada di era transformasi digital yang masif. Kemajuan teknologi diikuti dengan tantangan besar seperti memanasnya geopolitik, perkembangan bioekonomi, perubahan iklim, hingga maraknya kejahatan siber.

“Tindak-tanduk perilaku kita perlu diperhatikan agar tidak menyalahi ketentuan hukum. Kuncinya adalah penyiapan SDM yang berintegritas, dimulai dari individu, keluarga, masyarakat, dan lingkungan kampus,” ujar pria asal Desa Tinggarsari, Buleleng itu.

Baca Juga: Rektor Undiksha Prof. Wayan Lasmawan Terpilih Sebagai Ketua Forum Rektor LPTKNI 2024-2026

Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tidak meremehkan hal-hal kecil yang berpotensi menimbulkan dampak besar bagi bangsa. 

“Kadang hal kecil itu pengaruhnya bisa sampai skala nasional. Jadi membangun karakter positif itu mutlak,” tegasnya.

Sumedana mengungkap sejumlah prediksi perkembangan dunia dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan. 

Ia menilai berbagai sektor akan sepenuhnya beralih ke digital, kecerdasan buatan (AI) akan menggantikan banyak pekerjaan. Biaya hidup juga meningkat seiring hadirnya konsep smart city

Teknologi juga diperkirakan mampu mengendalikan populasi manusia dan makhluk hidup lain, sekaligus memperluas pengawasan internet dan media sosial untuk berbagai kepentingan, termasuk penegakan hukum.

“Potensi-potensi ini harus diantisipasi sejak dini oleh generasi muda. Salah satunya dengan mempersiapkan diri menjadi generasi unggul yang siap menghadapi perubahan,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Undiksha Prof. I Wayan Lasmawan mengapresiasi kehadiran Kajati Bali yang memberi penguatan karakter. Menurutnya, Undiksha menempatkan pembentukan karakter sebagai prioritas utama pendidikan.

“Kami menyadari bahwa kecakapan teknologi saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan global. Mahasiswa harus memiliki integritas, karakter kuat, dan mental tangguh. Hal inilah yang menjadi fokus Undiksha dalam melahirkan lulusan unggul dan berdaya saing, tanpa kehilangan jati diri dan nilai moral,” tegasnya.

Ia juga mengajak mahasiswa baru menjadikan PKKMB sebagai momentum membentuk jati diri sebagai insan akademik yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya. (*)

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #kampus #sdm #mahasiswa #digital #pendidikan #undiksha #smart city #kejaksaan #kajati #ai #rektor #karakter #pkkmb