Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pemprov Bali Siapkan Kuliah Gratis, Buleleng Jadi Salah Satu Fokus Penerima

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 14 Agustus 2025 | 21:42 WIB

 

Ilustrasi sarjana
Ilustrasi sarjana

RadarBuleleng.id - Minat warga Bali mengikuti program pendidikan gratis yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali sangat tinggi. 

Program yang diperuntukkan bagi keluarga miskin yang belum memiliki anggota bergelar sarjana ini akan segera diluncurkan resmi pada September mendatang.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Bali, I Ketut Wica mengatakan, pihaknya masih mendata jumlah pendaftar. 

Namun, perguruan tinggi negeri seperti ISI Denpasar dan Universitas Udayana, maupun kampus swasta, melaporkan sudah banyak calon mahasiswa yang mendaftar. 

“Semuanya sudah bergerak,” ujarnya.

Ia memastikan seluruh kuota akan tersalurkan mengingat tingginya animo masyarakat.

 “Semua pasti akan tersalurkan karena ini sangat diharapkan oleh masyarakat kita,” kata Wica.

Meski terbuka untuk semua jurusan, program ini belum mencakup Fakultas Kedokteran karena tingginya biaya pendidikan. 

“Kedokteran belum. Mudah-mudahan ke depan bisa, karena biayanya tidak hanya SPP tapi juga banyak pengeluaran lain,” jelasnya.

Proses verifikasi dilakukan oleh masing-masing universitas. Evaluasi 20 Agustus mendatang akan menjadi bahan masukan sebelum peluncuran resmi. 

“Setiap saat kita evaluasi, karena akan launching pada bulan September,” imbuh Wica.

Syarat utama penerima adalah keluarga miskin yang belum memiliki sarjana dalam satu Kartu Keluarga (KK). 

Tidak ada batas usia penerima, sementara persyaratan teknis menjadi kebijakan masing-masing kampus.

Program tersebut difokuskan untuk enam kabupaten di Bali. Meliputi Jembrana, Tabanan, Buleleng, Karangasem, Bangli, dan Klungkung. 

Sementara Denpasar, Badung, dan Gianyar tidak termasuk sasaran karena dianggap memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik.

Pemprov Bali mengalokasikan anggaran Rp 9,76 miliar untuk membiayai 1.450 mahasiswa pada 2025. 

Setiap penerima dibebaskan dari seluruh biaya pendidikan, mendapat subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) Rp1 juta per semester, serta biaya hidup Rp1,4 juta per bulan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #verifikasi #swasta #pemprov #ISI Denpasar #udayana #BRIDA #pendidikan #universitas #riset #sarjana #buleleng #kuota