Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mantap! Siswa SMKN Bali Mandara Rebut Juara Lomba Programming

Eka Prasetya • Kamis, 21 Agustus 2025 | 23:35 WIB

 

FOKUS: I Dewa Gede Agung Dean Putra Purwita saat mengikuti lomba programming di Dinas Kominfo Santi Buleleng.
FOKUS: I Dewa Gede Agung Dean Putra Purwita saat mengikuti lomba programming di Dinas Kominfo Santi Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng melalui Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Kominfo Santi) Buleleng untuk pertama kalinya menggelar “Lomba Programming Competition”. 

Ajang tersebut menjadi bagian dari perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI serta rangkaian Buleleng Festival yang dibalut dalam Buleleng Digital Expo 2025. 

Dari babak penyisihan hingga final, puluhan pelajar SMA/SMK unjuk kemampuan dan melahirkan talenta muda berbakat di bidang pemrograman.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah I Dewa Gede Agung Dean Putra Purwita, siswa kelas 10 TJKT SMK Negeri Bali Mandara. 

Remaja 15 tahun asal Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan itu sukses menyabet juara 1 setelah menyisihkan banyak pesaing.

Sejak duduk di bangku SMP, Dean sudah hobi dengan dunia coding. Menurutnya, persiapan menuju lomba cukup panjang karena harus menguasai banyak aspek dasar pemrograman.

“Pertama, saya fokus pada computational thinking sebagai pondasi programming. Itu mencakup abstraksi, pengenalan pola, hingga penyusunan algoritma. Selain itu, saya juga belajar sintaks pemrograman dan algoritma umum seperti pencarian Fibonacci,” jelas Dean saat ditemui di Stand Teknologi Buleleng Digital Expo, Kamis (20/8/2025).

Dean menuturkan, soal-soal lomba cukup menantang karena membutuhkan analisis mendalam. 

Babak penyisihan menggunakan format pilihan ganda, sedangkan babak final berupa live coding selama tiga jam untuk menyelesaikan tujuh permasalahan.

“Salah satu soal yang saya ingat adalah membuat program untuk mengonversi jumlah hari menjadi format tahun, bulan, minggu, dan hari. Misalnya, input 450 hari hasilnya satu tahun, dua bulan, tiga minggu, dan empat hari. Tantangannya ada pada detail aturan perhitungan,” ungkapnya.

Dukungan sekolah dan pembina juga sangat berperan. SMK Bali Mandara memberikan fasilitas komputer dan jaringan internet, sementara guru pembimbing rutin mendampingi dalam latihan. 

Dean mengaku minatnya terhadap coding tumbuh sejak SMP, ketika pertama kali mencoba membuat game sederhana.

“Lomba ini berdampak besar bagi saya. Semoga nanti bisa bergabung dengan komunitas setelah status karantina sekolah selesai,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SMKN Bali Mandara, Ketut Susila Widiarsana, mengapresiasi capaian anak didiknya. Menurutnya, Dean sejak awal sudah menunjukkan potensi besar di bidang teknologi.

“Saya sangat bangga dengan kerja keras Dean. Dunia coding dan IoT berkembang sangat cepat, dan sekolah akan terus memberi dukungan agar siswa kami berprestasi,” pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#smp #lomba #Bali Mandara #kubutambahan #coding #pemkab buleleng #digital #Algoritma #buleleng festival #Tamblang #Programming #expo #buleleng #kominfo #hobi