Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Inspiratif! Desa Kalibukbuk Gratiskan Biaya Sekolah PAUD untuk Warga Kurang Mampu

Eka Prasetya • Kamis, 18 September 2025 | 22:40 WIB

 

PENDIDIKAN USIA DINI: Anak-anak di Desa Kalibukbuk Buleleng mendapat pendidikan gratis untuk jenjang PAUD.
PENDIDIKAN USIA DINI: Anak-anak di Desa Kalibukbuk Buleleng mendapat pendidikan gratis untuk jenjang PAUD.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) disebut sebagai pondasi emas bagi pembentukan karakter dan kecerdasan generasi penerus. 

Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, dalam kampanye PAUD yang digelar di Aula Kantor Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali.

Wardhany menegaskan, 90 persen perkembangan otak anak terjadi sebelum usia enam tahun, terutama pada rentang usia 0–5 tahun atau masa emas (golden age). 

Pada fase tersebut, anak-anak belajar kemandirian, kemampuan sosial, hingga kecerdasan kognitif.

“Anak usia 4–6 tahun wajib mengikuti PAUD. Di sini mereka tidak hanya belajar angka atau membaca, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi. Semuanya dilakukan lewat cara menyenangkan, salah satunya dengan bermain,” jelasnya.

Di Desa Kalibukbuk, tercatat 223 anak dari empat PAUD aktif mengikuti pembelajaran. Meski begitu, Wardhany mengingatkan soal rasio ideal agar pendidik lebih fokus dalam mendampingi anak. 

“Satu kelas sebaiknya hanya berisi sepuluh anak. Dengan begitu, pembelajaran akan lebih efektif,” ujarnya.

Baca Juga: Pembangunan di Buleleng Dinilai Terlalu Singaraja-sentris, DPRD Desak Pemerataan

Wardhany juga mengajak para orang tua segera mendaftarkan anaknya ke PAUD terdekat. Menurutnya, PAUD bukan sekadar pendidikan awal, melainkan pondasi desa dalam menyiapkan generasi berkualitas.

Komitmen nyata terhadap PAUD juga ditunjukkan Pemerintah Desa Kalibukbuk. Desa yang terletak di jantung kawasan pariwisata Lovina itu getol mendorong warga menyekolahkan anaknya ke PAUD.

Sekretaris Desa Kalibukbuk, Putu Agus Ariawan menegaskan, pihaknya menggratiskan biaya pendidikan PAUD bagi keluarga kurang mampu. Biaya ditanggung lewat anggaran desa.

“Semua gratis, tidak ada pungutan. Ini bentuk perhatian kami agar tidak ada anak yang tertinggal. Dari sinilah pondasi pendidikan desa dibangun,” tegas Agus Ariawan.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus menyiapkan generasi penerus yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #belajar #kalibukbuk #paud #orang tua #pendidik #angka #desa #pariwisata #pendidikan #lovina #buleleng #karakter #membaca #anak