Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bantu Pendidikan, Desa Adat Bubunan Berikan Lahan untuk Revitalisasi Sekolah

Eka Prasetya • Minggu, 9 November 2025 | 16:49 WIB

 

FASILITAS SEKOLAH: Pembangunan gedung UKS di SDN 1 Bubunan. Desa adat mendukung akses pendidikan dengan memberikan lahan.
FASILITAS SEKOLAH: Pembangunan gedung UKS di SDN 1 Bubunan. Desa adat mendukung akses pendidikan dengan memberikan lahan.

SERIRIT, RadarBuleleng.id – Program revitalisasi SDN 1 Bubunan tahun ini mendapat dukungan penuh dari Desa Adat Bubunan.

Pihak desa adat meminjamkan lahan untuk pembangunan ruang UKS baru, sehingga bisa mendukung proses pembelajaran lebih maksimal.

Sekolah dasar yang berdiri sejak puluhan tahun lalu itu tengah menjalani rehabilitasi tiga ruang kelas dan pembangunan ruang UKS melalui bantuan senilai Rp 581 juta lebih. 

Bantuan tersebut termasuk dalam program perencanaan dan pengawasan pembangunan yang dikoordinasikan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng.

Menurut Kepala SDN 1 Bubunan, I Gusti Kompyang Astika mengatakan, kondisi ruang kelas memang sudah mendesak direhab. 

Rangka atap kayu sudah dimangsa rayap, sehingga membuat bangunan masuk kategori rusak berat.

“Kerusakan mencapai 53 persen berdasarkan hasil perhitungan Dinas PUTR. Ini tentu berbahaya bagi siswa kami. Karena itu kami ajukan usulan bantuan melalui dapodik, dan bersyukur tahun ini terealisasi,” ujarnya.

Proyek rehabilitasi dimulai sejak 22 Agustus dan ditarget rampung 15 Desember 2025 mendatang. 

Selama proses berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan sistem double shift untuk mengakomodasi 210 orang siswa.

Sekolah berharap bisa menambah perangkat komputer untuk mendukung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

“Kami sudah punya 20 unit Chromebook, tapi idealnya minimal 30 unit agar sesuai ketentuan sampel ANBK,” imbuh Kompyang.

Sementara itu, Kelian Desa Adat Bubunan, Putu Subawa menyatakan desa adat mendukung penuh rencana pembangunan ruang UKS di lahan adat seluas 3 are yang sudah tercatat sebagai tanah milik desa adat.

“Untuk kepentingan anak-anak dan fasilitas belajar, sudah seharusnya lahan desa adat digunakan. Dulunya seluruh area sekolah ini memang tanah adat,” jelasnya.

Dukungan desa adat ini disambut positif oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat melakukan kunjungan kerja ke Seririt, Busungbiu, dan Gerokgak, Kamis (6/11/2025). 

Dalam peninjauan ke SDN 1 Bubunan, Sutjidra meminta agar pinjam pakai lahan adat dilakukan dengan administrasi resmi guna menghindari sengketa di masa depan.

“Harus ada surat resmi atau berita acara penyerahan aset desa adat. Pinjam pakai bisa saja dilakukan, dan kalau berjalan baik beberapa tahun, bisa dihibahkan. Kita ingin hindari kasus sengketa seperti yang pernah terjadi di beberapa tempat,” tegas Sutjidra. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#uks #Rayap #rusak berat #revitalisasi #atap #dapodik #ruang UKS #Bubunan #pendidikan #ruang kelas #Desa adat #Disdikpora #buleleng #SDN 1 Bubunan #siswa