GEROKGAK, RadarBuleleng.id — SDN 2 Tinga-Tinga di Kecamatan Gerokgak, menjadi satu-satunya sekolah di Kabupaten Buleleng, Bali, berhasil lolos sebagai pelaksana Program Sahabat Sekolah Dasar (SSD) 2025.
Program tersebut digagas oleh Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen).
Kepala SDN 2 Tinga-Tinga, I Komang Arsana menjelaskan, program tersebut mulai diikuti sejak Juli 2025.
Pihaknya membentuk tim sekolah yang terdiri atas kepala sekolah, seorang guru fasilitator, dan empat siswa terpilih sebagai sahabat sekolah dasar.
“Dalam proses pendaftaran, kami mengirimkan video penerapan tujuh kebiasaan baik Anak Indonesia Hebat yang sudah diterapkan di sekolah,” jelas Komang Arsana, Selasa (11/11/2025).
Adapun tujuh kebiasaan baik tersebut meliputi Bangun pagi, Beribadah, Olahraga, Makan sehat, Rajin belajar, Bermasyarakat, dan Tidur cukup.
Selain itu, pihak sekolah juga melengkapi berkas administrasi seperti SK tim dan surat pernyataan keikutsertaan.
Dari total 2.300 SD se-Indonesia yang mendaftar, hanya 154 sekolah yang berhasil lolos seleksi tahap pertama.
Di Bali sendiri, hanya ada 10 sekolah yang berhasil melaju ke tahap berikutnya.
“Kami bersyukur karena pada 8 Agustus 2025, SDN 2 Tinga-Tinga dinyatakan lolos tahap pertama dan berhak mengikuti seleksi tahap kedua,” ujar Arsana.
Pada tahap kedua, proses seleksi meliputi presentasi, wawancara kepala sekolah, guru fasilitator, dan siswa.
Hasilnya, pada 27 Agustus 2025, SDN 2 Tinga-Tinga resmi dinyatakan lolos dan dinobatkan sebagai Sekolah Pelaksana Program Sahabat Sekolah Dasar 2025.
“Dari 80 SD yang terpilih di seluruh Indonesia, hanya lima berasal dari Bali, dan kami menjadi satu-satunya dari Buleleng. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Arsana.
Guru fasilitator program, Putu Ardi Wiranata, mendampingi empat siswa sahabat sekolah dasar, yakni Kadek Mia Athalia Wijaya, Putu Diah Giri Putri, Abraham Halomoan Sihombing, dan Putu Reza Arya Pradnyana.
Tim SDN 2 Tinga-Tinga juga mendapat pembekalan nasional di Hotel Arteria Serpong, Tangerang, pada 17–19 September 2025.
Pembekalan tersebut membahas perencanaan program, teknik coaching, hingga pelaksanaan aksi nyata di sekolah.
Selama dua bulan (Oktober–November), setiap sekolah pelaksana wajib melaporkan aksi nyata melalui Learning Management System (LMS) Direktorat SD.
“Kami terus berupaya maksimal agar kegiatan berjalan lancar dan sesuai indikator penilaian,” imbuhnya.
Sebagai puncak kegiatan, seluruh sekolah pelaksana akan diundang ke Semarak Sahabat Sekolah Dasar 2025 di Jakarta pada 2–5 Desember mendatang.
Acara tersebut menjadi ajang apresiasi bagi 80 sekolah terbaik yang telah menjalankan program Sahabat Sekolah Dasar sepanjang tahun.
“Kami berharap bisa membawa nama baik Buleleng dan Bali meraih hasil terbaik pada ajang ini,” demikian Arsana. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya