Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Imbas Mes Guru Kebakaran, Siswa SDN 2 Tinga-Tinga Belajar Daring

Francelino Junior • Minggu, 3 Mei 2026 | 15:16 WIB
TINGGAL PUING: Bangunan mess sekolah di SDN 2 Tinga-Tinga yang terbakar pada Jumat (1/5/2026) malam. (Pemkab Buleleng)
TINGGAL PUING: Bangunan mess sekolah di SDN 2 Tinga-Tinga yang terbakar pada Jumat (1/5/2026) malam. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Proses belajar mengajar di SDN 2 Tinga-Tinga, Desa Tinga-Tinga, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, untuk sementara dialihkan secara daring. 

Kebijakan tersebut diambil guna memastikan keselamatan dan kenyamanan siswa serta guru pasca insiden kebakaran yang terjadi di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menjelaskan langkah tersebut bersifat sementara hingga proses pembersihan lokasi selesai dilakukan.

“Untuk sementara, proses pembelajaran di SDN 2 Tinga-Tinga akan kami arahkan secara daring (online) terlebih dahulu, hingga proses pembersihan selesai dilakukan,” jelas Surya Bharata pada Minggu (3/5/2026).

Menurutnya, saat ini pihak sekolah belum dapat melaksanakan kegiatan tatap muka karena area terdampak masih dalam tahap penanganan. 

Pembersihan puing-puing bangunan juga masih menunggu pencabutan garis polisi agar dapat dilakukan secara optimal.

Disdikpora Buleleng pun terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses penanganan berjalan lancar, sekaligus menyiapkan langkah lanjutan agar kegiatan belajar bisa segera kembali normal.

Kegiatan pembelajaran secara luring akan kembali dilaksanakan setelah kondisi lingkungan sekolah dinyatakan aman dan seluruh area bersih dari sisa-sisa kebakaran.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi kebakaran pada bangunan mes guru di lingkungan SDN 2 Tinga-Tinga pada Jumat (1/5/2026) malam. 

Mess tersebut dihuni oleh Putu Edi Heri Setiawan, seorang staf tata usaha yang bertugas di sekolah tersebut.

Saat peristiwa terjadi mess guru dalam keadaan kosong, karena ditinggal penghuninya bersembahyang ke Desa Patemon, Seririt.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan dan sejumlah barang dilaporkan hangus terbakar. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#kebakaran #pendidikan #sekolah #buleleng #siswa