Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tumbuh Kembang Anak TK Lebih Penting dari Calistung

Eka Prasetya • Minggu, 10 Mei 2026 | 07:45 WIB
PANGGUNG GEMBIRA: Panggung gembira anak-anak TK di Wantilan Seni Sasana Budaya. Kegiatan itu berlangsung dalam rangka HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan Hari Pendidikan Nasional. (Pemkab Buleleng)
PANGGUNG GEMBIRA: Panggung gembira anak-anak TK di Wantilan Seni Sasana Budaya. Kegiatan itu berlangsung dalam rangka HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan Hari Pendidikan Nasional. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Bunda PAUD Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, membuka kegiatan Panggung Gembira dan Kenaikan Kelas TK se-Kabupaten Buleleng di Gedung Sasana Budaya, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 itu berlangsung meriah dengan penampilan kreativitas anak-anak TK, penyerahan surat tanda tamat belajar, hingga pemotongan tumpeng.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Wardhany menegaskan pentingnya masa emas atau golden period usia 0-5 tahun sebagai fondasi utama tumbuh kembang anak. 

Karena itu, ia mengingatkan guru maupun orang tua agar tidak terlalu menitikberatkan kemampuan calistung (membaca, menulis, dan menghitung) pada anak usia TK.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan mental anak agar kelak tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan berdaya saing.

“Mengingat besarnya tantangan yang dihadapi, pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak termasuk tokoh masyarakat dan organisasi Mitra PAUD,” tegasnya.

Ny. Wardhany menyebut Panggung Gembira menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk menunjukkan keberanian, kreativitas, dan rasa percaya diri melalui berbagai penampilan seni.

“Panggung ini bukan saja tempat untuk lenggak-lenggok, tapi wadah anak-anak untuk melihat dan bagaimana bisa percaya diri. Bakat dan kreativitasnya kita lihat dalam penampilan mereka,” ungkapnya.

Ia juga mengaku bangga melihat perkembangan anak-anak selama satu tahun ajaran. Dari yang awalnya masih malu dan saling mengenal, kini tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, berani, dan penuh semangat berkat dukungan guru dan orang tua.

Pada kesempatan itu, Ny. Wardhany turut menitipkan pesan kepada para guru agar lebih memperhatikan tumbuh kembang anak, termasuk anak inklusi maupun anak hiperaktif yang membutuhkan pendampingan khusus.

“Jangan sampai anak-anak TK yang sebenarnya masuk kelas inklusi, tetap kita katakan anak ini baik-baik saja. Saya melihat ada anak-anak yang begitu hiperaktif. Dia tidak mengganggu temannya, tapi dia perlu mendapat bimbingan lebih. Itu saya titipkan kepada guru-guru, tidak hanya mengajarkan, tapi tolong dilihat tumbuh kembang mereka,” pesannya.

Ia juga mengapresiasi kiprah IGTKI-PGRI yang telah mengabdi selama 76 tahun dalam dunia pendidikan anak usia dini. 

Menurutnya, keberadaan para guru TK menjadi bukti nyata komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kita perlu berbangga dan berterima kasih kepada para guru karena dalam 76 tahun ini mereka tetap eksis, tetap menunjukkan bagaimana menjadi pembimbing, pengurus, serta pengajar yang baik,” katanya.

Lebih lanjut, Ny. Wardhany kembali mengingatkan bahwa pendidikan TK seharusnya lebih fokus pada kemampuan anak dalam berekspresi, bersosialisasi, dan berinovasi sesuai tahapan usia mereka, bukan sekadar mengejar kemampuan akademik.

“Pendidikan TK bukan pandainya, tapi bisa melakukan sesuatu sesuai dengan umurnya,” jelasnya.

Karena itu, dirinya meminta Dinas Pendidikan agar penilaian terhadap lembaga TK tidak hanya didasarkan pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak.

“Jangan sampai kita lihat TK itu menjadi nomor satu karena keluar dari sana anak-anaknya sudah bisa berhitung dengan baik, bisa berbahasa Inggris yang hebat. Tetapi kita harus tahu, pada waktu anak TK itu tumbuh kembang mereka lebih diutamakan,” tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#paud #tk #calistung #pendidikan #buleleng