Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bertahun-tahun Vakum, Buleleng Education Expo Kembali Digelar Momentum Bangkitkan Singaraja sebagai Kota Pendidikan

Francelino Junior • Kamis, 21 Mei 2026 | 09:19 WIB
PENASARAN: Salah seorang siswa mencoba teknologi Virtual Reality (VR) yang dihadirkan pada ajang Buleleng Education Expo (BEE) di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. (Francelino Junior/Radar Buleleng)
PENASARAN: Salah seorang siswa mencoba teknologi Virtual Reality (VR) yang dihadirkan pada ajang Buleleng Education Expo (BEE) di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. (Francelino Junior/Radar Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Sempat vakum cukup lama, Pemkab Buleleng akhirnya kembali menggelar Buleleng Education Expo (BEE). 

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Kesenian Gde Manik ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (20/5/2026) hingga Jumat (22/5/2026).

Kembalinya BEE disebut menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali citra Singaraja sebagai Kota Pendidikan di Bali Utara.

Tidak sekadar pameran pendidikan biasa, BEE 2026 hadir sebagai simbol transformasi pendidikan Buleleng menuju era Pendidikan 5.0. 

Konsep tersebut menekankan pengembangan teknologi pendidikan yang tetap berpijak pada nilai kemanusiaan, budaya lokal, dan karakter mabraya.

Sebanyak 101 sekolah ambil bagian dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas siswa. 

Selain itu, terdapat 54 stand lembaga pendidikan yang menghadirkan pameran interaktif berisi inovasi pembelajaran, karya siswa, hingga pemanfaatan teknologi modern dalam dunia pendidikan.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengatakan BEE menjadi bukti kesiapan Buleleng untuk berkembang sebagai pusat pendidikan yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Buleleng siap menjadi pusat pendidikan yang maju, inovatif, dan tetap berakar pada nilai budaya serta karakter mabraya,” ujarnya.

Menurut Sutjidra, Pemkab Buleleng terus memperkuat komitmen mewujudkan pendidikan yang merata, berkualitas, dan terjangkau melalui visi pembangunan Buleleng Paten.

Berbagai langkah disebut terus dilakukan, mulai dari peningkatan kompetensi guru, digitalisasi sekolah, hingga penguatan metode pembelajaran mendalam atau deep learning.

Selain itu, perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan coding dinilai harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk mencetak generasi unggul yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, etika, empati, dan kemampuan berpikir kritis.

“Anak-anak Buleleng harus mampu bersaing di era digital. Namun tetap santun, kreatif, dan memiliki jiwa gotong royong,” tambahnya.

BEE juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi seluruh elemen pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berdaya saing. 

Filosofi “Bee” atau lebah dipilih karena melambangkan kerja sama, ketekunan, dan produktivitas.

Selama pelaksanaan expo, masyarakat dapat mengikuti berbagai kegiatan menarik seperti talkshow Program Satu Keluarga Satu Sarjana, lomba praktik baik pembelajaran yang melibatkan ratusan guru, layanan pendidikan, hingga pertunjukan seni siswa terbaik dari berbagai sekolah di Buleleng.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menyebut BEE menjadi ajang untuk memperlihatkan potensi dan inovasi pendidikan Buleleng kepada masyarakat luas.

“BEE bukan hanya expo, tetapi ruang kolaborasi untuk menunjukkan potensi, kreativitas, dan inovasi pendidikan Buleleng kepada masyarakat luas,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Buleleng berharap lahir generasi muda yang kreatif, inovatif, berkarakter, dan mampu membawa Singaraja kembali bersinar sebagai pusat pendidikan unggulan di Bali Utara. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#Buleleng Education Expo #kota pendidikan #pendidikan #Disdikpora #buleleng