SINGARAJA, RadarBuleleng.id - SMKN 3 Singaraja (Stemsi) dipercaya menjadi wakil Kabupaten Buleleng dalam ajang bertajuk “Junior Sentinel Challenge (JSC) 2026”.
Ajang tersebut merupakan kompetisi keamanan informasi dan keamanan siber bagi pelajar SMK yang digelar oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfos) Bali bersama Dinas Kominfo kabupaten/kota se-Bali.
Ajang ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi di bidang keamanan siber.
Melalui kompetisi tersebut, para pelajar SMK, khususnya yang menekuni bidang teknologi informasi, didorong untuk mengasah kemampuan menghadapi berbagai tantangan di dunia digital yang semakin kompleks.
Babak penyisihan tingkat Kabupaten Buleleng berlangsung di Ruang BCC Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, Selasa (9/6/2026).
Mewakili Kepala Dinas Kominfos Provinsi Bali, Sandiman Ahli Madya Dinas Kominfos Bali, I Made Widiartha, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kominfo Buleleng yang telah mendukung pelaksanaan babak penyisihan di daerah tersebut.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan JSC tahun ini menghadirkan sejumlah perubahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Jika sebelumnya peserta berkompetisi secara individu, kini sistem perlombaan menggunakan format tim dan diawali dengan seleksi di masing-masing kabupaten/kota.
Menurutnya, mekanisme baru tersebut membuka peluang lebih luas bagi pelajar di seluruh Bali untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang keamanan informasi dan keamanan siber.
Tim dengan nilai tertinggi nantinya akan mewakili daerah masing-masing pada babak final tingkat Provinsi Bali yang dijadwalkan berlangsung di Denpasar pada Juli mendatang.
“Melalui mekanisme ini, proses penjaringan peserta dapat berjalan lebih optimal serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda di seluruh Bali untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan di bidang keamanan informasi. Tim dengan perolehan nilai tertinggi akan mewakili daerah masing-masing pada babak final tingkat provinsi yang akan dilaksanakan di Denpasar pada Juli mendatang,” ujarnya.
Widiartha menegaskan, Junior Sentinel Challenge merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas generasi muda dalam menghadapi tantangan keamanan digital.
Sebagai destinasi wisata dunia dan pusat pertumbuhan ekonomi digital, Bali membutuhkan sumber daya manusia yang memahami pentingnya perlindungan data dan keamanan informasi di berbagai sektor.
“Melalui kegiatan ini kami berharap para peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang keamanan siber, membangun pola pikir kritis terhadap berbagai ancaman digital, serta menjadi bagian dari human firewall yang kuat di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Dinas Kominfo Santi Buleleng, Komang Ery Marta Pariata, mengatakan perkembangan teknologi informasi telah membawa banyak kemudahan bagi masyarakat.
Namun di sisi lain, ancaman siber seperti peretasan, malware, hingga penyalahgunaan teknologi digital juga terus meningkat.
Karena itu, menurutnya, kompetisi seperti JSC memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi keamanan informasi di kalangan generasi muda.
Selain menjadi ajang adu kemampuan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melatih pola pikir kritis, kemampuan memecahkan masalah, serta membangun budaya kolaborasi dan inovasi di bidang teknologi.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi siswa SMK, khususnya SMKN 3 Singaraja yang mewakili Kabupaten Buleleng dalam ajang ini. Generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi talenta digital yang mampu berkontribusi menjaga ruang digital yang aman dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Melalui ajang Junior Sentinel Challenge 2026, SMKN 3 Singaraja diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik dan membawa nama Buleleng bersaing di tingkat provinsi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya