Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

SMPN 2 Singaraja Perkuat Prestasi, Karakter, dan Budaya Antibullying untuk Cetak Lulusan Berkualitas

Francelino Junior • Rabu, 15 Juli 2026 | 22:38 WIB
ANTUSIAS: Suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Singaraja. (Pemkab Buleleng)
ANTUSIAS: Suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Singaraja. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - SMPN 2 Singaraja terus memperkuat kualitas pendidikan dengan mengembangkan prestasi akademik dan nonakademik, membentuk karakter peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berwawasan lingkungan. 

Berbagai program tersebut dijalankan secara terpadu untuk mendukung tumbuh kembang siswa, baik dari sisi intelektual maupun kepribadian.

Kepala SMPN 2 Singaraja, I Gede Someada, mengatakan seluruh kebijakan dan program sekolah berlandaskan visi untuk melahirkan lulusan yang berprestasi, berbudi pekerti luhur, dan peduli terhadap lingkungan.

"Kami selalu berpatokan pada visi sekolah, yaitu menciptakan lulusan yang berprestasi, berbudi pekerti luhur, dan berwawasan lingkungan. Dari visi itulah seluruh program sekolah kami susun bersama untuk mendukung perkembangan peserta didik secara utuh," ujarnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, sekolah mengoptimalkan pelaksanaan pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. 

Pada kegiatan intrakurikuler, SMPN 2 Singaraja telah menerapkan pendekatan deep learning sesuai kebijakan pemerintah pusat maupun Pemkab Buleleng. 

Model pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran, materi, serta kebutuhan belajar peserta didik agar proses belajar menjadi lebih efektif.

Di luar pembelajaran di kelas, sekolah juga memberikan perhatian besar terhadap pengembangan minat dan bakat siswa melalui beragam kegiatan ekstrakurikuler. 

Seluruh kegiatan dibina secara intensif oleh guru sebagai bekal menghadapi berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik.

"Ekstrakurikuler kami laksanakan berdasarkan minat dan bakat siswa. Melalui pembinaan guru, kami mempersiapkan mereka mengikuti berbagai lomba sehingga mampu menunjukkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik," katanya.

Komitmen tersebut membuahkan hasil membanggakan. Dalam dua tahun berturut-turut, SMPN 2 Singaraja berhasil meraih Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat nasional yang diselenggarakan Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar. Prestasi itu sekaligus membuat piala bergilir resmi menjadi milik sekolah.

Tak hanya itu, siswa-siswi SMPN 2 Singaraja yang memperkuat kontingen Kabupaten Buleleng pada ajang Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) juga sukses mempersembahkan medali dari berbagai cabang perlombaan.

Selain mengejar prestasi, sekolah juga menaruh perhatian serius terhadap pembentukan karakter peserta didik. Melalui berbagai kegiatan kokurikuler, siswa dibimbing agar memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, santun, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Sebagai sekolah berstatus Adiwiyata Mandiri, SMPN 2 Singaraja secara konsisten menanamkan budaya peduli lingkungan. Seluruh warga sekolah diajak menjaga kebersihan, merawat fasilitas, serta menciptakan lingkungan belajar yang hijau dan nyaman.

"Kami tidak hanya mendidik kemampuan intelektual, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar memiliki perilaku yang baik serta mencintai lingkungan. Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar," jelas Someada.

Di sisi lain, sekolah juga memperkuat upaya pencegahan perundungan (bullying). Berbagai mekanisme penanganan telah disiapkan, mulai dari pelaporan kepada guru Bimbingan Konseling (BK), wali kelas, hingga guru lainnya apabila siswa mengalami atau mengetahui adanya tindakan perundungan.

Menurut Someada, penanganan kasus bullying dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan guru BK, bidang kesiswaan, wali kelas, serta orang tua siswa melalui komunikasi intensif, pemanggilan, hingga kunjungan ke rumah bila diperlukan.

"Kami telah menyiapkan program penanganan bullying melalui pendampingan guru BK, wali kelas, kesiswaan, hingga melibatkan orang tua melalui komunikasi, pemanggilan, maupun kunjungan ke rumah. Dengan kolaborasi antara sekolah dan keluarga, kami berharap kasus bullying dapat terus ditekan," tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
SMPN 2 Singaraja pendidikan sekolah buleleng