Sebaliknya, ia mengatakan agenda ini tidak ada unsur politiknya.
Penyerahan hibah sebanyak sebesar Rp11,993 miliar dari Kabupaten Badung ke Kabupaten Buleleng ini berlangsung pada Jumat (5/4) pagi yang bertempat di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja.
Giri Prasta mengatakan, pemberian hibah ini sebagai upaya meringankan beban masyarakat serta membantu pemerataan serta percepatan pembangunan di Bali utara. Yang berujung pada pemerataan yang berkeadilan.
Dijelaskan lebih lanjut, pemberian hibah juga menggunakan sistem e-hibah, sehingga sesuai dengan kebutuhan di daerah penerima.
Namun sebelumnya, pihaknya melakukan verifikasi untuk menentukan status layak serta nominal hibah yang akan diberikan.
“Walaupun sedikit, tapi bisa menyentuh masyarakat. Sehingga bermanfaat dan meringankan beban masyarakat, jadi akan muncul pemerataan berkeadilan,” ujar Giri Prasta usai pemberian hibah.
Bupati Badung ini melanjutkan, pemberian bantuan dilakukan karena berbagai aspek, mulai dari aspek yuridis, filosofis, dan sosiologis.
Yang pada intinya, kata Giri Prasta, masyarakat Pulau Dewata adalah saudara.
Meski begitu, disinggung mengenai hibah untuk tujuan tertentu, mengingat 2024 merupakan tahun politik, bahkan nama Bupati Badung itu masuk dalam bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali, Giri Prasta menegaskan bantuan ini murni untuk kepentingan masyarakat.
“Ini untuk memfasilitasi untuk kebutuhan masyarakat bukan kepentingan. Saya murni bantu masyarakat, untuk meringankan beban. Tidak ada urusan dengan pilgub,” katanya diakhiri tawa. ***
Editor : Donny Tabelak