Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Makin Hangat Jelang Pilkada Buleleng, Sutjidra Ambil Formulir Calon Bupati di DPC PDIP

Francelino Junior • Selasa, 30 April 2024 | 03:25 WIB
I Nyoman Sutjidra mengambil formulir calon bupati untuk Pilkada Buleleng 2024 di Sekretariat DPC PDIP Buleleng.
I Nyoman Sutjidra mengambil formulir calon bupati untuk Pilkada Buleleng 2024 di Sekretariat DPC PDIP Buleleng.

SINGARAJA-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Buleleng tahun 2024 makin hangat.

I Nyoman Sutjidra, Wakil Bupati Buleleng periode 2012-2022 mengambil formulir calon kepala daerah di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Buleleng.

Ia datang ke DPC PDIP Buleleng sendiri pada Senin (27/4) sekitar pukul 11.30 Wita dan mengambil formulir tersebut.

Di sana, Sutjidra yang juga Wakil Ketua DPC PDIP Buleleng diterima staf bernama Gede Supala.

Sutjidra mengaku mendengar pengumuman pengambilan formulir untuk Pilkada Buleleng 2024 di PDIP, kemudian berinisiatif mengambilnya.

“Jam 11.30 Wita saya datang ngambil formulir saja di sekretariat. Saya tahu karena ada pengumuman sudah boleh ambil formulir mulai hari ini,” ujarnya dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Senin (29/4) siang.

Ditanya pengambilan formulir, Sutjidra dengan tegas mengatakan ia mengambil formulir kepala daerah alias calon bupati.

Ia berharap dari formulir ini bisa berujung rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Meski sudah mengambil formulir, tetapi ia belum berani memutuskan siapa pendampingnya nanti, untuk bertarung di Pilkada Buleleng.

Sutjidra mengaku mengembalikan keputusan itu ke partai, bila ia sudah mendapatkan rekomendasi.

“Formulirnya untuk kepala daerah, positif di bupati. Mudah-mudahan yang ambil formulir berpotensi mendapatkan rekomendasi.

Yang penting kita ikuti prosesnya semua,” sambung pria dengan tagline JOSS 24 itu.

Terpisah, Sekretaris DPC PDIP Buleleng, Gede Supriatna menjelaskan bila induk partai telah mengeluarkan surat yang isinya memerintahkan DPD dan DPC untuk mengajukan usulan nama calon kepala daerah, berdasarkan rapat koordinasi antara DPC dan Partai Anak Cabang (PAC).

Meski begitu, Sutjidra menegaskan bila partainya merupakan partai yang demokratis, sehingga pengambilan formulir bisa dilakukan oleh kader internal maupun tokoh-tokoh masyarakat yang masuk kategori eksternal partai.

Hal ini juga untuk mengakomodasi tokoh-tokoh lainnya yang memang memiliki keinginan untuk memajukan Buleleng bersama-sama.

Sembari mengantisipasi nama-nama calon dari internal partai yang diusulkan, ternyata tidak mengambil formulir, meski sudah diimbau.

“Pengambilan formulir ini sampai tanggal 10 Mei. Kami partai terbuka dan demokratis, silahkan teman-teman internal dan eksternal yang berminat. Meski sudah ada usulan beberapa waktu lalu, tetapi belum tentu mereka mengambil formulir,” katanya.

Ia berharap bila ada eksternal partai yang mengambil formulir di PDIP, agar memastikan diri sevisi dan seideologi.

Sehingga tidak terkesan bermain banyak kaki atau mengambil formulir di banyak partai.

“Kalau eksternal, yang pertama serius dan ada keinginan calonkan diri dari PDIP, supaya tidak ambil formulir di partai ini partai itu, kalau begitu kan kurang serius,” pungkasnya. ***

Editor : Donny Tabelak
#Nyoman Sutjidra #pdip buleleng #Pilkada Buleleng