Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pilkada Buleleng 2024: Manuver Politik Dewa Sukrawan Kian Lincah. Usai Daftar di Nasdem, Daftar di Hanura. Kini Lirik PDI Perjuangan

Eka Prasetya • Rabu, 8 Mei 2024 | 13:25 WIB

 

DAFTAR CALON BUPATI: Dewa Nyoman Sukrawan (dua dari kiri) mendaftar sebagai calon Bupati Buleleng lewat Partai Hanura.
DAFTAR CALON BUPATI: Dewa Nyoman Sukrawan (dua dari kiri) mendaftar sebagai calon Bupati Buleleng lewat Partai Hanura.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Manuver politik yang dilakukan politisi Partai Demokrat, Dewa Nyoman Sukrawan, menjelang Pilkada Buleleng 2024, semakin lincah.

Dewa Sukrawan sempat mendaftar sebagai calon Bupati Buleleng lewat Partai Nasdem pada Minggu (5/5/2024) lalu.

Terbaru, dia mendaftar sebagai calon Bupati Buleleng lewat Partai Hanura, pada Selasa (7/5/2024).

Manuver politik yang dilakukan Dewa Sukrawan cukup unik. Dia mendekati partai-partai pemilik kursi di DPRD Buleleng yang tidak bisa mengusung caleg sendirian.

Sukrawan merupakan representasi dari Partai Demokrat. Dia adalah Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Demokrat Bali.

Di Kabupaten Buleleng, Demokrat hanya memiliki 3 kursi. Jumlah itu masih jauh dari syarat minimal mengusung calon.

Sesuai dengan aturan, pada Pilkada Buleleng, partai politik atau gabungan partai politik minimal memiliki 9 kursi di DPRD Buleleng atau minimal 25 persen suara sah Pemilu 2024.

Sadar dengan kemampuan Demokrat yang tidak mampu mengusung calon sendiri, Sukrawan mendekati Partai Nasdem. Dia bahkan mendaftar sebagai calon Bupati Buleleng lewat Partai Nasdem.

Terbaru, pada Selasa, Sukrawan mendaftar sebagai calon Bupati Buleleng lewat Partai Hanura.

Berdasarkan hasil Pemilu 2024, Partai Hanura hanya memiliki 2 kursi saja di DPRD Buleleng.

Sukrawan mengaku dirinya sengaja melakukan penjajakan dengan beberapa partai politik. Termasuk dengan Partai Nasdem dan terkini dengan Partai Hanura.

“Siapa tahu ada jodoh. Karena Hanura juga punya kursi di DPRD Buleleng,” kata Sukrawan.

Pria asal Desa Bungkulan itu menegaskan dirinya merupakan representasi Partai Demokrat. Hingga kini tidak ada politisi yang mendaftar lewat Partai Demokrat selain dirinya. Sehingga ia menjadi calon tunggal.

Dia pun menyadari Partai Demokrat belum bisa mengusung calon sendiri. Sehingga ia menjajaki peluang koalisi dengan partai lain yang memiliki kursi di DPRD Buleleng.

Sukrawan pun menjajaki partai politik sebanyak mungkin. “Semakin banyak ada komitmen, semakin jelas saya lahir sebagai calon,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Buleleng itu mengatakan, langkah tersebut diambil untuk memastikan bahwa dirinya memang benar-benar akan maju lewat jalur partai politik.

Langkah itu berbanding terbalik dengan langkah yang diambil Sukrawan pada Pilkada Buleleng 2017 silam. Saat itu ia maju dari jalur independen.

“Semua calon dan partai bagus, sekarang tinggal takdir, karma, dan kesempatannya,” ujar Sukrawan.

Sementara itu Ketua DPC Hanura Buleleng, Gde Wisnaya Wisna mengatakan, pihaknya memang membuka penjaringan calon pada Pilkada Buleleng 2024.

Wisnaya mengatakan Partai Hanura hanya memiliki 2 kursi di DPRD Buleleng. Namun Hanura tetap berpeluang mengusung calon pada Pilkada Buleleng 2024.

Menurutnya proses penjaringan calon sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu. Penjaringan akan berlangsung hingga Rabu (15/5/2024) pekan depan.

“Sampai saat ini yang menyetor berkas pendaftaran lengkap baru Pak Dewa (Dewa Nyoman Sukrawan) saja. Tidak ada syarat khusus, yang jelas mereka yang mendaftar harus punya komitmen majukan buleleng bersama Hanura,” ujarnya.

Wisnaya Wisna mengaku jumlah kursi Hanura di DPRD Buleleng belum cukup untuk mengusung calon. Namun partainya sangat membuka peluang koalisi dengan partai lain.

Selain mendaftar lewat Partai Nasdem dan Partai Hanura, Dewa Sukrawan juga dikabarkan melirik partai lamanya, yakni PDI Perjuangan.

Dewa Sukrawan melalui timnya telah mengambil formulir pendaftaran di PDI Perjuangan. Namun belum diketahui kapan ia akan mengembalikan formulir. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#hanura #dewa sukrawan #Pilkada Buleleng #buleleng #nasdem