NEGARA, radarbuleleng.id- Bupati Jembrana I Nengah Tamba, masih belum mau menanggapi permohonan pengunduran diri I Gede Ngurah Patriana Krisna sebagai Wakil Bupati Jembrana.
Sementara partai politik pengusung bupati dan wakil bupati menyayangkan sikap wakil bupati yang akrab disapa Ipat tersebut.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat dikonfirmasi mengatakan, masih belum mau menanggapi karena masih ada kegiatan.
Pada saatnya nanti ia akan menyampaikan tanggapan mengenai pengunduran diri Ipat.
”Nanti hari Jumat akan saya sampaikan tanggapan,” ungkapnya melalui sambungan telepon.
Sementara itu, Partai Golkar Jembrana selaku pengusung mengetahui informasi pengunduran diri Ipat justru dari media.
Sebagai partai pengusung dan Ipat sebagai kader Partai Golkar belum ada pemberitahuan sebelumnya mengenai pengunduran diri.
”Kami hormati keputusan Ipat. Kami tidak boleh juga menghambat secara pribadi hak Ipat,” ujar Ketua DPD II Partai Golkar Jembrana I Made Suardana.
Namun secara organisasi, semestinya Ipat yang diusung koalisi partai politik dan Ipat sebagai kader Partai Golkar melakukan komunikasi.
Karena Ipat sebagai Wakil Bupati Jembrana diusung dan didukung partai politik.
”Partai politik memiliki mekanisme, tapi belum ada koordinasi dengan partai mengenai pengunduran diri,” ujarnya.
Mengenai pengunduran diri Ipat sebagai Wakil Bupati Jembrana, pengurus Partai Golkar Provinsi Bali sudah mengetahui melalui informasi dari media dan akan segera mengambil sikap sesuai mekanisme.
”Terkait keputusan Ipat, akan ditindaklanjuti oleh tim partai Golkar tingkat provinsi. Akan dikaji bakumham Partai Golkar provinsi," terangnya. ***
Editor : Donny Tabelak