Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ditinggal Dokter Caput dan Pengurus BMI, PDIP Buleleng: Hilang Satu Tumbuh Seribu

Francelino Junior • Jumat, 16 Agustus 2024 | 22:35 WIB

 

MUNDUR TERATUR: Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Buleleng, dr Ketut Putra Sedana alias Dokter Caput (kiri) mengundurkan diri sekaligus mengembalikan seragam BMI ke DPC PDI Perjuangan Buleleng.
MUNDUR TERATUR: Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Buleleng, dr Ketut Putra Sedana alias Dokter Caput (kiri) mengundurkan diri sekaligus mengembalikan seragam BMI ke DPC PDI Perjuangan Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - DPC PDI Perjuangan Buleleng tidak ambil pusing dengan manuver politik yang dilakukan oleh Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Buleleng, dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG alias Dokter Caput.

Pengurus partai mengklaim mereka masih tetap kompak dan solid, jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng 2024.

Mereka juga mengklaim akan segera melakukan konsolidasi internal menjelang Pilkada Buleleng 2024.

Baca Juga: Dokter Caput Mengundurkan Diri dari PDI Perjuangan. Terkait Pilkada Buleleng?

Sekretaris DPC PDIP Buleleng, Gede Supriatna mengatakan, sebelum Dokter Caput datang ke DPC ia sudah bertemu dengan Caput di rumahnya.

Ia sempat berbincang dan berdiskusi dari hati ke hati terkait alasan Caput hengkang dari PDI Perjuangan. Terlebih posisinya di struktur DPC PDIP Buleleng cukup strategis. Yakni Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi.

“Tapi karena beliau mau mundur lalu ingin konsentrasi di bidang pendidikan dan kesehatan, maka kami hormati keputusan itu. Itu hak beliau selaku pribadi,” ujar Supriatna, saat dihubungi pada Jumat (16/8/2024).

Supriatna menyebut dirinya dan Dokter Caput besar bersama di PDI Perjuangan. Ia pun menyayangkan langkah Dokter Caput hengkang dari partai.

“Apalagi beliau kader senior, punya pengalaman dan pengetahuan. Artinya sampai ambil keputusan mundur, tentu sangat menyayangkan,” katanya.

Baca Juga: Ikut Langkah Dokter Caput, Pengurus BMI di Buleleng Juga Kompak Mundur

Lebih lanjut Supriatna mengatakan, ia berharap bahwa Dokter Caput benar-benar satya wacana. Sebab Dokter Caput pernah menyatakan akan tetap mengabdi di kesehatan dan pendidikan meski tidak mendapat jabatan.

“Mudah-mudahan bukan karena urusan pilkada tidak dapat rekomendasi. Tapi benar-benar keinginan mengabdi di bidang lain. Kita lihat saja nanti komitmennya, biar masyarakat yang menilai,” ujarnya.

Bagaimana dengan langkah pengurus BMI se-Buleleng yang juga mengundurkan diri mengikuti langkah Dokter Caput? Supriatna menegaskan tidak perlu ambil pusing.

Dia menyatakan PDI Perjuangan tidak akan kehilangan suara. Karena struktur partai dan kader akan tetap solid.

“Kami di PDI Perjuangan tetap solid dan kompak. Hilang satu, tumbuh seribu. Jadi tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Buleleng yang juga Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Buleleng, dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG alias Dokter Caput mengundurkan diri dari PDI Perjuangan.

Caput mendatangi Sekretariat DPC PDI Perjuangan pada Jumat (16/8/2024) pagi. Dia menyerahkan surat pernyataan, KTA, dan seragam partai kepada staf sekretariat.

Kepada wartawan, Caput mengaku mundur setelah mempertimbangkan aspirasi dari massa pendukungnya.

Dia mengklaim ingin lebih konsentrasi dalam tugas-tugasnya sebagai dokter kandungan. Selain itu dia juga bertugas sebagai dosen.

“Saya ingin lebih konsentrasi dalam akademisi dan praktisi. Saya selaku dosen dan praktisi yang menuntut juga profesionalisme dan konsentrasi dalam tugas. Prinsipnya dimanapun berada ketika bermanfaat bagi masyarakat, banyak cara, banyak tempat bisa kita lakukan untuk kepentingan masyarakat Buleleng,” kata Caput. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bmi #pdi perjuangan #pdip #pilkada #banteng muda indonesia #Pilkada Buleleng #buleleng