Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

PDIP Pecat Agus Suradnyana, Koster Pastikan Suara di Buleleng Solid. Yakin Menang 70 Persen

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 27 Agustus 2024 | 21:24 WIB

 

Mantan Gubernur Bali, Wayan Koster.
Mantan Gubernur Bali, Wayan Koster.

RadarBuleleng.id - PDI Perjuangan resmi memecat mantan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana. Kendati Agus disebut punya banyak loyalis.

PDIP Bali sendiri menyatakan tidak khawatir dengan pemecatan itu. Mereka yakin massa pendukung akan tetap solid pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster mengatakan, paket Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta alias Koster-Giri, siap menghadapi siapapun penantangnya.

Baca Juga: Perolehan Kursi PDIP Bali di DPR RI Merosot, Begini Penjelasan Koster

Ia pun mengapresiasi paket yang direkomendasikan partai-partai dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, yakni Made Muliawan Arya alias De Gadjah dengan Putu Agus Suradnyana.

Menurut Koster, siapapun bisa mencalonkan diri dalam proses pesta demokrasi. Termasuk Agus Suradnyana yang telah dipecat dari PDIP.

”Tentu di era berdemokrasi semua partai punya pilihan. Mengapresiasi pasangan calon yang sudah dikeluarkan Gerindra,” kata Koster saat ditemui di Denpasar, kemarin (26/8/2024).

Pria asal Desa Sembiran, Buleleng itu menyatakan tetap optimistis pada ajang Pilkada Bali maupun Pilkada Buleleng.

Pemecatan PAS dari kader dan struktur partai, tidak akan mempengaruhi kinerja kader PDIP di Buleleng dalam memenangkan Pilkada.

”Dipecat satu, yang lain tidak. Jadi partai di Buleleng solid,” tegasnya.

Baca Juga: Pilgub Bali 2024, Giri Prasta Sebut Kader Banteng di Badung Usulkan Paket Dirinya dan Koster

Bahkan Koster yakin bisa menang cukup besar, yakni dengan kemenangan hingga 70 persen. Target itu merupakan target realistis yang sudah diperhitungkan secara matang.

”Ya semestinya bisa dicapai. Bukan soal mudah atau tidak mudah, tapi keyakinan. Saya yakin solid,” jelasnya.

Asal tahu saja, PDI Perjuangan memecat Agus Suradnyana pada 11 Agustus lalu. Pemecatan itu terjadi karena Agus dinilai melanggar kode etik dan tata tertib partai.

Salah satunya adalah pernyataan Agus dalam podcast yang dinilai mendiskreditkan partai dalam proses pencalonan dalam Pemilu.

Selain itu, manuver Agus Suradnyana memasang baliho berdampingan dengan De Gadjah juga menjadi salah satu pertimbangan pemecatan.

Belakangan KIM Plus mengusung paket De Gadjah dan Putu Agus Suradnyana dalam ajang Pilkada Bali 2024. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pdi perjuangan #pilkada bali #pdip #pilkada #koster #wayan koster #buleleng #Agus Suradnyana