Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Maju jadi Calon Wakil Bupati Buleleng, Supit Mundur dari Kursi Ketua DPRD Buleleng

Eka Prasetya • Kamis, 26 September 2024 | 22:57 WIB

 

Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna mengingatkan Pemkab Buleleng untuk mengoptimalkan perda yang sudah ada.
Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna mengingatkan Pemkab Buleleng untuk mengoptimalkan perda yang sudah ada.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Politisi PDI Perjuangan, Gede Supriatna resmi mundur sebagai Ketua sementara DPRD Buleleng.

Pria yang akrab disapa Supit itu mundur lantaran dia maju sebagai calon Wakil Bupati Buleleng pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng 2024.

Pada Pilkada Buleleng 2024, dia maju mendampingi I Nyoman Sutjidra. Pasangan I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna diusung oleh PDI Perjuangan.

 Supit sebenarnya mengajukan surat pengunduran diri dari kursi DPRD Buleleng bertepatan saat ia mendaftar ke KPU Buleleng, pada 28 Agustus lalu.

Plt. Sekretaris DPRD Buleleng, Gede Sandhiyasa mengatakan, Supit sudah resmi berhenti sebagai anggota DPRD Buleleng. Termasuk dari posisi Ketua sementara DPRD Buleleng.

“Sudah resmi berhenti. Sudah ada SK pemberhentian dari Gubernur Bali. Kalau tidak salah, SK-nya tanggal 10 September,” kata Sandhiyasa saat dikonfirmasi pada Kamis (26/9/2024).

Bersamaan dengan terbitnya SK tersebut, Sekretariat DPRD Buleleng juga menarik beberapa fasilitas yang melekat.

Diantaranya kendaraan dinas, sopir, asisten pribadi, ajudan, serta rumah dinas. “Seluruh haknya sudah ditarik,” imbuhnya.

Baca Juga: Rochineng Minta Semeton Rocky Solid Dukung Sutjidra-Supriatna. Siap Sumbang 50 Ribu Suara!

Karena Supit mundur, kini praktis hanya tersisa seorang pimpinan saja di DPRD Buleleng. Yakni Wakil Ketua sementara DPRD Buleleng, Ketut Susila Umbara.

Sandhiyasa menyatakan, tugas-tugas pimpinan DPRD Buleleng tidak akan terganggu. Sebab aktivitas di DPRD belum terlalu padat.

“Nanti tugas pimpinan sementara kan memfasilitasi pelantikan pimpinan definitif. Kami masih menunggu SK dari Gubernur Bali untuk pimpinan definitif,” demikian Sandhiyasa. 

Asal tahu saja, Supit merupakan salah seorang politisi senior di PDI Perjuangan.

Pada Pemilu 2009, dia berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Buleleng. Kemudian pada tahun 2013, dia ditunjuk sebagai Ketua DPRD Buleleng, menggantikan Dewa Nyoman Sukrawan.

Pada Pemilu 2014, Pemilu 2019, hingga Pemilu 2024, dia konsisten terpilih kembali sebagai anggota DPRD Buleleng.

Tahun ini, ia harus mundur sebagai anggota DPRD Buleleng, karena maju sebagai calon Wakil Bupati Buleleng. Padahal dia baru saja dilantik sebagai anggota DPRD Buleleng periode 2024-2029 pada 15 Agustus lalu. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pdi perjuangan #dprd buleleng #Gede Supriatna #politisi