Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sugawa Korry Janji Berikan Insentif Guru di Buleleng. Minimal Rp 1,5 Juta Sebulan

Francelino Junior • Senin, 7 Oktober 2024 | 01:53 WIB

 

Sugawa Korry jelaskan mengenai urgensinya ingin membuat JKBS yang meniru JKBM milik Mangku Pastika.
Sugawa Korry jelaskan mengenai urgensinya ingin membuat JKBS yang meniru JKBM milik Mangku Pastika.

SERIRIT, RadarBuleleng.id - Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Buleleng nomor urut 1, I Nyoman Sugawa Korry dan Gede Suardana berjanji meningkatkan kesejahteraan guru di Buleleng.

Pasangan yang menamakan diri sebagai pasangan Ok Gas itu menyebut, kesejahteraan guru mutlak ditingkatkan guna mewujudkan kota pendidikan.

Pasangan Ok Gas meyakini, kualitas pendidikan Buleleng akan meningkat apabila kesejahteraan tenaga pendidikan juga ditingkatkan.

Hal itu diungkapkan calon Bupati Buleleng, Nyoman Sugawa Korry saat melakukan simakrama serangkaian Pilkada Buleleng di Desa Bestala, Kecamatan Seririt, Minggu (6/10/2024).

Dalam pertemuan tersebut, salah seorang guru mengeluhkan soal pemberian insentif tenaga pendidik yang jomplang di Bali.

Warga itu mengklaim pernah bertugas sebagai guru di Badung, dan mendapatkan insentif dengan nominal hampir mendekati Rp 2 juta. 

Dia pun memilih pulang kampung ke Buleleng. Namun saat bertugas di Buleleng, dia justru tidak mendapatkan insentif.

Mendengar hal tersebut, Sugawa Korry pun berjanji akan memperjuangkan insentif bagi tenaga pendidik. 

Menurutnya, Buleleng harus bisa setara dengan daerah lain. Ia menyebut daerah lain, seperti Kabupaten Karangasem mampu memberikan insentif hingga Rp 1,5 juta sebulan.

”Kami perjuangkan insentif untuk guru, yakni Rp 1,5 juta. Masak Buleleng insentifnya nol? Ini untuk semua guru SD dan SMP, karena kewenangan kabupaten,” kata Sugawa Korry kepada RadarBuleleng.id.

Khusus guru yang berstatus honor dan kontrak juga akan diberikan insentif. Hanya saja nominalnya diatur sesuai dengan kesepakatan.

Pemberian Insentif tersebut juga akan memperhatikan kekuatan APBD Buleleng. Ia berjanji akan memprioritaskan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan digitalisasi di berbagai sektor.

”Bukan berarti menuduh, tapi kalau tidak full online, itu membuka celah negosiasi,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Bali itu.

Lebih lanjut Sugawa Korry mengatakan, pihaknya juga akan menata tenaga kontrak yang belum bisa masuk dalam rekrutmen Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.

“Kami tidak akan berhentikan (tenaga kontrak), tapi kami berusaha tidak menambah, tapi memanfaatkan mereka ke arah bermanfaat,” tandasnya.

Dalam pertemuan itu, Sugawa Korry ditemani beberapa Anggota DPRD Buleleng yaitu I Ketut Susila Umbara, Made Jayadi Asmara, dan I Ketut Hermawan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#guru #kota pendidikan #simakrama #sugawa korry #Pilkada Buleleng #buleleng