SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ajang Pilkada Buleleng 2024, tinggal menghitung hari. Pemungutan suara akan berlangsung pada Rabu (27/11/2024) mendatang.
Para pasangan calon bupati maupun calon wakil bupati telah melaporkan harta kekayaan mereka sebagai calon pejabat negara.
Berikut harta kekayaan pasangan calon nomor urut 1, Nyoman Sugawa Korry dan Gede Suardana, maupun pasangan calon nomor urut 2, Nyoman Sutjidra dan Gede Suardana.
Nyoman Sugawa Korry
Nyoman Sugawa Korry merupakan politisi Partai Golkar. Sebelum maju sebagai calon Bupati Buleleng, dia duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Bali periode 2019-2024.
Pada Pilkada Buleleng dia mencoba peruntungan sebagai calon Bupati Buleleng. Pria yang juga Ketua DPD I Golkar Bali itu diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.
Pria asal Desa Banyuatis itu memiliki 7 bidang lahan dengan nilai kekayaan sebanyak Rp 11,52 miliar.
Tanah miliknya yakni sebidang tanah seluas 34,9 are di Buleleng senilai Rp 1,57 miliar, tanah seluas 4 are serta bangunan seluas 3 are di Denpasar dengan nilai Rp 3,35 miliar.
Dia juga punya tanah seluas 2,95 are dengan bangunan seluas 1 are di wilayah Denpasar dengan nilai Rp 1,47 miliar.
Sedangkan di wilayah Badung, Sugawa memiliki tanah seluas 1,51 are dengan nilai perolehan Rp 1,05 miliar.
Sugawa masih memiliki tiga bidang tanah lagi di Buleleng. Masing-masing memiliki luas 34 are dengan nilai Rp 875 juta, 54 are dengan nilai Rp 1,45 miliar, dan 66 are dengan nilai Rp 1,75 miliar.
Adapun harta kekayaan lain yang dimiliki Sugawa Korry adalah harta bergerak senilai Rp 200 juta, surat berharga sebanyak Rp 400 juta, kas dan setara kas sebanyak Rp 1,01 miliar, dan harta lainnya senilai Rp 1,3 miliar.
Dengan catatan tersebut, total harta kekayaan calon Bupati Buleleng, Nyoman Sugawa Korry sebanyak Rp 14,11 miliar.
Gede Suardana
Gede Suardana merupakan mantan Ketua KPU Buleleng. Dia tercatat sebagai dosen pada salah satu universitas swasta di Bali.
Pada Pemilu 2024 dia pernah maju sebagai calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Saat itu Gede Suardana mengantongi suara sebanyak 50.619 suara.
Berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diterbitkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Gede Suardana memiliki sejumlah kekayaan.
Dia memiliki tanah seluas 2 are di Buleleng dengan nilai Rp 1,3 miliar. Dia juga memiliki tiga unit sepeda motor. Masing-masing sepeda motor Honda keluaran tahun 2005 dengan nilai Rp 6 juta, sepeda motor Honda keluaran tahun 2006 dengan harga Rp 7 juta, serta sepeda motor Honda tahun 2016 dengan harga Rp 10 juta.
Suardana juga memiliki catatan harta bergerak senilai Rp 30 juta, sedangkan kondisi kas sebanyak Rp 6,27 juta.
Tak hanya itu, Gede Suardana tercatat memiliki hutang sebanyak Rp 319,63 juta.
Sehingga total harta kekayaan calon Wakil Bupati Buleleng, Gede Suardana sebanyak Rp Rp 1,03 miliar.
I Nyoman Sutjidra
Tercatat sebagai politisi PDI Perjuangan. Pada tahun 2012 hingga tahun 2022, Nyoman Sutjidra pernah duduk sebagai Wakil Bupati Buleleng.
Kini pada Pilkada 2024, Sutjidra mencoba peruntungan sebagai calon Bupati Buleleng. Dia maju lewat PDI Perjuangan bersama sejumlah partai pengusung.
Berdasarkan dokumen LHKPN yang diterbitkan oleh KPK RI, Nyoman Sutjidra diketahui memiliki 14 bidang tanah dengan nilai total Rp 7,2 miliar.
Masing-masing tanah seluas 3,55 are dan bangunan seluas 3 are di Buleleng dengan nilai Rp 650 juta. Dia juga punya tanah dan bangunan seluas 0,3 are di Jakarta Selatan dengan harga Rp 300 juta.
Sutjidra juga masih memiliki tiga bidang tanah lain di Buleleng. Masing-masing memiliki luas 31 are dengan harga Rp 600 juta, tanah seluas 35 are dengan harga Rp 500 juta, serta tanah dan bangunan seluas 2 are dengan nilai Rp 400 juta.
Di Kota Denpasar dia memiliki dua bidang tanah. Yakni tanah dan bangunan seluas 2,9 are dengan nilai Rp 700 juta, tanah seluas 2,49 are senilai Rp 500 juta.
Selain di Denpasar dan Buleleng, Sutjidra juga memiliki 5 bidang lahan di wilayah Tabanan. Yakni dua bidang tanah dengan luas masing-masing 30 are yang memiliki nilai total Rp 1 miliar, dua bidang tanah dengan luas masing-masing 18,9 are yang nilai total Rp 800 juta, serta sebidang tanah dan bangunan seluas 3 are dengan nilai Rp 300 juta.
Di Kabupaten Gianyar, Sutjidra juga punya dua bidang lahan masing-masing seluas 5 are dengan nilai Rp 650 juta, dan lahan seluas 4,02 are dengan nilai Rp 800 juta.
Sutjidra juga memiliki dua unit kendaraan. Yaitu mobil mercedes benz keluaran 2010 dengan nilai Rp 200 juta dan sepeda motor Yamaha keluaran 2020 dengan harga Rp 25 juta.
Nyoman Sutjidra juga tercatat memiliki harta kekayaan berupa surat berharga senilai Rp 1,55 miliar, kas sebanyak Rp 1,1 miliar, serta harta kekayaan lain senilai Rp 700 juta.
Sutjidra juga tercatat memiliki hutang sebanyak Rp 1,28 miliar.
Sehingga total harta kekayaan calon Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra sebanyak Rp 9,49 miliar.
Gede Supriatna
Dia merupakan mantan Ketua DPRD Buleleng. Gede Supriatna sempat menjabat sebagai Ketua sementara DPRD Buleleng.
Belakangan dia memutuskan mengundurkan diri, karena maju sebagai calon Wakil Bupati Buleleng pada Pilkada Buleleng 2024.
Supriatna diketahui memiliki 12 bidang lahan yang seluruhnya tersebar di Kabupaten Buleleng.
Lahan itu masing-masing tanah dan bangunan seluas 4 are dengan nilai Rp 640 juta, tanah seluas 49,8 are dengan nilai Rp 512,94 are, tanah seluas 35,5 are dengan nilai Rp 1,01 miliar, tanah seluas 3,5 are dengan nilai Rp 12,6 juta.
Dia juga punya lahan seluas 64 are dengan nilai Rp 230 juta, tanah seluas 2 are dengan nilai Rp 7,2 juta, tanah dengan luas 4 are dengan harga Rp 134 juta, dan tanah seluas 1,5 are dengan harga Rp 10,8 juta.
Selanjutnya empat bidang tanah lainnya yakni tanah seluas 1,5 are dengan harga Rp 10,8 juta, tanah dengan luas 1,45 are dengan harga Rp 10 juta, tanah dengan luas 2,4 are seharga Rp 27,6 juta, dan terakhir tanah seluas 2,5 are dengan harga Rp 30 juta.
Supriatna juga memiliki sebuah sepeda motor Yamaha NMax keluaran 2015 dengan harga Rp 18 juta, dan satu unit mobil VW Wagon keluaran 1970 dengan harga Rp 47 juta.
Dia juga memiliki harta bergerak lain dengan nilai Rp 81,5 juta dan kas sebanyak Rp 45 juta.
Supriatna juga tercatat memiliki hutang sebanyak Rp 326,54 juta.
Sehingga total harta kekayaan calon Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna sebanyak Rp 2,5 miliar. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya