Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Koster-Giri Menang Tipis, Tos Kopi Arak tanpa Gula di kantor DPC PDIP Denpasar

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 16 Desember 2024 | 18:05 WIB

 

Wayan Koster mengunjungi DPC PDIP Denpasar Jumat (13/12) lalu.
Wayan Koster mengunjungi DPC PDIP Denpasar Jumat (13/12) lalu.

DENPASARradarbuleleng.id- Paslon Koster-Giri menang tipis di Denpasar atas paslon Mulia-PAS.

Merayakan kemenangan itu, Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta mendatangi kantor DPC PDIP Denpasar, dengan tos kopi arak tanpa gula, Jumat lalu (13/12). 

Ratusan pengurus dan kader DPC PDIP Denpasar melakukan tos kopi arak sebelum memulai kegiatan bersama Gubernur Bali 2025-2030 terpilih, Wayan Koster. 

"Sudah ada jajan di depan kawan-kawan dan kopi arak. Kita tos kopi arak Bali sebelum memulai kegiatan," tegas Ketua DPC PDIP Denpasar I Gusti Ngurah Gede yang juga Ketua DPRD Kota Denpasar. 

Serentak semua tos kopi arak. Koster duduk di tengah didampingi Ngurah Gede dan Wakil Walikota terpilih Agus Wibawa.

Di barisan depan terdiri dari pengurus struktur partai, senior dan anggota DPRD Kota Denpasar.

Hadir juga bendahara DPD PDIP Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jeck. 

Moment ramah tamah Koster ke DPC Denpasar dikemas penuh kekeluargaan dan santai.

Koster hadir guna menyampaikan terimakasih atas perjuangan tanpa pamrih para pengurus dan kader-kader PDIP Denpasar sehingga Koster-Giri terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. 

Giri Prasta tak hadir lantaran masih berada di luar daerah. Begitu juga Walikota Denpasar terpilih Jaya Negara tak hadir karena berada di Jakarta. 

Dalam kesempatan ini, Gusti Ngurah Gede menyampaikan terimakasih atas perjuangan semua pengurus, kader, relawan, simpatisan yang telah berjuang tanpa pamrih meraih kemenangan. 

Kini Koster-Giri memimpin provinsi Bali dengan kemenangan tipis 50,05 persen dan Jaya Wibawa pimpin Kota Denpasar dengan kemenangan 74 persen. 

Pria yang akrab disapa Rahde mengucap maaf karena hanya mampu membawa Koster-Giri menang tipis.

Katanya, tak mudah karena melawan asal Denpasar dan banyak tokoh Denpasar yang mengusung Mulia-PAS.

”Meskipun hanya nol koma sekian persen. Periode lalu pada Pilgub kami kalah. Kami malu saat itu dengan Pak Koster," kata I Gusti Ngurah Gede. 

Kedepan setelah dilantik, Ngurah Gede berharap Koster-Giri bisa mewujudkan sejumlah program strategis seperti mengatasi kemacetan, pendidikan, sampah, dan air bersih dan persoalan lainnya. 

Ia mengatakan akan bertandang ke Kantor Gubernur Bali bertemu Koster-Giri untuk menyelaraskan program pemerintah Bali dan kota. 

"Mohon diperhatikan Kota Denpasar soal kemacetan, sektor pendidikan pembangunan sekolah, sampah, air bersih dan juga lahan untuk kantor kecamatan Denpasar Timur," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster mengucapkan terima kasih atas militansi pengurus dan kader di Denpasar.

Dinamikanya luar biasa karena Koster-Giri hanya menang dengan keunggulan 319 suara (50, 05 persen). 

Koster menjelaskan pengurus dan kader Denpasar sangat solid. Kerja sama dan gotong royong selama tiga bulan demi kemenangan.

”DPP partai memantau dan sangat mengapresiasi kinerja kita di  Bali. Banyak pemimpin pusat sempat  risau dengan Bali kiranya saya bisa kalah. Tapi Kita turun terus ke arus bawah dan bekerja keras. Untuk Denpasar, tyang apresiasi sangat luar biasa," jelas Wayan Koster. 

Untuk itu, ia mewakili DPP, DPD PDIP, Tim pemenangan Koster-Giri berkomitmen menyelesaikan sejumlah program pembangunan strategis yang telah disampaikan saat kampanye. 

Seperti penyelesaian kemacetan, air bersih, sampah, pendidikan, kesehatan gratis, pembangunan infrastruktur jalan, menata kota dan mengawal keamanan kota Denpasar.***

Editor : Donny Tabelak
#kopi arak #pilgub bali #arak bali #wayan koster #DPC PDIP