SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali mengingatkan seluruh jajarannya di daerah agar mengelola dana hibah dengan hati-hati dan sesuai aturan.
Hal ini disampaikan Komisioner Bawaslu Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma, saat melakukan monitoring administrasi di Kabupaten Buleleng.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Bali itu menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur dalam pengelolaan dana hibah maupun administrasi kelembagaan.
Menurutnya, administrasi yang tertib menjadi fondasi tata kelola yang baik. Apalagi dana yang dikelola merupakan dana yang berasal dari publik.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh jajaran Bawaslu menjalankan tanggung jawabnya dengan integritas. Administrasi bukan sekadar dokumen, tapi mencerminkan cara penggunaan anggaran negara," ujar pria yang akrab disapa Dodo itu.
Ia juga menyoroti pentingnya kerapian dalam pengarsipan dokumen sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas keuangan. Arsip, harus mudah dilacak dan siap diperiksa kapan saja.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Buleleng I Kadek Carna Wirata menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi di daerah.
"Kami terus berbenah, mulai dari pelaporan, pengarsipan hingga tata kelola, agar lebih tertib dan profesional," ujarnya.
Ia menambahkan, tata kelola administrasi yang baik menjadi cermin dari profesionalisme lembaga dan penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap peran Bawaslu sebagai pengawas demokrasi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya