SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Perjuangan Made Dea Vio Lantini, gadis nelayan asal Pesisir Pantai Penimbangan, Kabupaten Buleleng, Bali, yang lolos masuk Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Bandung (ITB) menarik simpati banyak pihak.
Salah satunya datang dari DPC PDI Perjuangan Buleleng. PDIP menyatakan siap mendukung biaya pendidikannya.
Sosok Dea yang alumnus SMAN 1 Singaraja itu sempat viral di media sosial karena keberhasilannya menembus salah satu kampus terbaik di Indonesia, meski dibayangi keterbatasan ekonomi.
Bahkan, rumah yang ia tempati bersama keluarganya kini terancam digusur karena berdiri di atas lahan milik orang lain.
Melihat kondisi itu, ayah Dea, Wayan Suweca, yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan, mendatangi Kantor DPC PDIP Buleleng.
Suweca menemui Ketua DPC PDIP Buleleng, Gede Supriatna yang juga Wakil Bupati Buleleng. Di sana, Suweca menyampaikan unek-uneknya.
Menurut Supriatna, isu penggusuran yang sempat dikaitkan dengan pemerintah daerah melalui Satpol PP, tidak sepenuhnya benar.
“Banyak yang salah paham. Penggusuran ini bukan dilakukan Pemkab Buleleng, melainkan murni persoalan hukum antara warga dengan pemilik lahan,” tegasnya.
Di sisi lain, Supriatna mengaku sangat tersentuh dengan perjuangan keluarga Suweca. Meski hidup pas-pasan, mereka tetap berkomitmen menyekolahkan anak hingga menembus ITB.
“Pak Suweca cerita kalau dirinya hanya seorang nelayan, tapi anaknya bisa lolos ke ITB. Ini luar biasa dan patut kita dukung,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, kader-kader PDI Perjuangan Buleleng pun bergerak cepat menggalang bantuan secara sukarela.
Bantuan yang terkumpul akan digunakan sebagai uang saku bulanan untuk Dea selama menempuh pendidikan di Bandung.
“Ini adalah bentuk solidaritas dan semangat gotong royong kami dalam mendukung pendidikan anak-anak Buleleng yang berprestasi. Kami akan bantu secara berkelanjutan tiap bulan,” demikian Supriatna. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya