Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jelang Tutup Usia, Ray Yusha Sempat Rancang Program Pemberdayaan Perempuan

Eka Prasetya • Senin, 6 Oktober 2025 | 00:21 WIB
BERPULANG: Anggota DPRD Bali, Jro Nyoman Ray Yusha. Ia dinyatakan meninggal dunia karena sakit.
BERPULANG: Anggota DPRD Bali, Jro Nyoman Ray Yusha. Ia dinyatakan meninggal dunia karena sakit.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sosok anggota DPRD Bali, Jro Nyoman Ray Yusha, dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat.

Politisi asal Desa Tajun, Kabupaten Buleleng itu disebut sempat merancang sejumlah program jelang tutup usia.

Salah satunya adalah program pemberdayaan untuk para perempuan di desa. Khususnya Desa Tajun yang notabene kampung kelahirannya.

Perbekel Tajun, I Gede Agustawan mengatakan, Ray Yusha disebut sebagai salah satu tokoh panutan di desa.

Politisi Gerindra itu disebut banyak berkontribusi di desa. Baik dalam hal infrastruktur, adat, budaya, pembangunan pura, maupun sosial kemasyarakatan.

“Kalau memang ada yang diperlukan, beliau itu selalu membantu. Makanya masyarakat juga banyak yang kaget dan berduka mendengar pak Jro Ray Yusha meninggal,” ujarnya.

Agustawan menyebut dirinya masih sempat bertemu dan mengobrol dengan Ray Yusha sekitar sebulan lalu.

Ia menyebut Ray Yusha saat itu masih dalam kondisi sehat walafiat. Bahkan dalam kondisi prima.

“Waktu itu beliau bilang, kalau masih sehat masih tetap mau berjuang untuk masyarakat Bali,” lanjutnya.

Saat itu, Ray Yusha juga sempat berdiskusi dengan Agustawan terkait rencana pemberdayaan perempuan di Desa Tajun.

“Waktu itu beliau ingin bagaimana ibu-ibu di desa itu ada peningkatan pendapatan. Pas diskusi, sudah menjurus ke program Usaha Ekonomi Produktif (UEP),” ungkap Agustawan.

Namun kenyataan bicara lain. Politisi yang bermukim di Banjar Dinas Batu Ngadeg, Desa Tajun itu, berpulang karena sakit.

Seperti diberitakan sebelumnya, politisi asal Buleleng, Jro Nyoman Ray Yusha tutup usia karena mengalami sakit.

Ia dilarikan ke RSUP Prof. Ngoerah Sanglah sejak Rabu (1/10/2025) karena mengalami luka pada lambung.

Pada Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 16.30 WITA, tim medis menyatakan Ray Yusha telah meninggal. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#UEP #pemberdayaan #infrastruktur #desa #RAY YUSHA #tutup usia #perempuan #Tajun #budaya #Tokoh #politisi #buleleng #ekonomi #Adat #dprd bali #pura