RadarBuleleng.id - Isu meredupnya pamor politik Surya Paloh ikut menyeret Partai NasDem ke pusaran gonjang-ganjing nasional.
Bahkan, muncul kabar soal rencana penggabungan atau fusi dengan Partai Gerindra.
Kabar tersebut langsung memantik reaksi keras dari kader NasDem di daerah, termasuk di Bali.
Para pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Bali pun berkumpul di kantor DPW di Jalan Cok Agung Tresna, Selasa (14/4/2026), untuk merespons isu yang dinilai menyesatkan.
Ketua DPW NasDem Bali, I Nengah Senantara, tampil di garis depan membantah kabar tersebut.
Politisi asal Desa Tembok, Buleleng yang kini duduk sebagai anggota DPR RI itu menegaskan tidak ada keretakan di tubuh partainya, termasuk isu melemahnya pengaruh Surya Paloh.
"Tidak dikenal istilah akuisisi (dalam partai), yang dikenal adalah fusi. Artinya, fusi itu didorong dan ditekan oleh partai. Tidak ada merger di dunia politik. Kalau bicara fusi, sampai saat ini tidak ada pembicaraan ke arah sana," tegasnya.
Senantara menjelaskan, fusi merupakan penggabungan dua atau lebih partai menjadi satu entitas baru.
Namun, skenario tersebut dinilai tidak realistis bagi NasDem karena perbedaan ideologi yang mendasar dengan partai lain.
"Ditegaskan, belum ada pembicaraan ke arah sana," ujarnya.
Ia juga memastikan, soliditas partai tetap terjaga dan seluruh kader masih satu komando di bawah kepemimpinan Surya Paloh.
Menurutnya, dinamika politik seperti ini bukan hal baru dan pernah dialami partai lain.
"Sama halnya dengan partai biru di sebelah, Demokrat kan juga pernah mengalami riak-riak seperti itu," ungkapnya.
Lebih jauh, Senantara menilai derasnya isu justru menunjukkan kuatnya daya tarik politik NasDem di kancah nasional.
Hal itu tercermin dari tren kenaikan kursi partai di parlemen dalam setiap pemilu.
Saat ini, NasDem bertengger di posisi empat besar dengan raihan 69 kursi DPR RI. Kondisi tersebut, kata dia, membuat partainya menjadi magnet politik yang kerap diterpa berbagai spekulasi.
"Itu sebabnya muncul dinamika. Karena NasDem menjadi magnet tersendiri bagi partai lainnya," tambahnya.
Saat ditanya kemungkinan fusi di masa depan, Senantara enggan berspekulasi. Ia menegaskan kabar yang beredar tidak sesuai fakta di lapangan.
"Yang jelas, Partai NasDem di bawah kepemimpinan Surya Paloh tetap solid," pungkasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya