Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

KPU Buleleng Edukasi Pemilih Pemula di SMKN 3 Singaraja, Dorong Generasi Muda Melek Demokrasi

Eka Prasetya • Rabu, 15 April 2026 | 15:10 WIB
PENDIDIKAN POLITIK: Komisioner KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata saat memberikan edukasi demokrasi kepada siswa di SMKN 3 Singaraja. (KPU Buleleng)
PENDIDIKAN POLITIK: Komisioner KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata saat memberikan edukasi demokrasi kepada siswa di SMKN 3 Singaraja. (KPU Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Upaya membangun kesadaran politik generasi muda terus digencarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng. 

Salah satunya melalui sosialisasi pendidikan pemilih yang digelar di SMKN 3 Singaraja (Stemsi), pada Selasa (14/4/2026).

Kegiatan tersebut menyasar pelajar sebagai pemilih pemula, dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu sekaligus membentuk karakter pemilih yang cerdas dan kritis.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMKN 3 Singaraja, Ida Bagus Alit Sugiharta, menyambut positif kegiatan tersebut. 

Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi pemilu mendatang.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata, menekankan pentingnya pendidikan demokrasi sejak dini. 

Menurutnya pendidikan demokrasi penting dilakukan di tengah kecenderungan generasi muda yang masih apatis terhadap politik.

Menurutnya, sikap apatis sering muncul karena anggapan bahwa politik itu rumit atau menakutkan. Padahal, kehidupan sehari-hari tidak bisa dilepaskan dari kebijakan politik.

Ia juga mengingatkan, pemilih cerdas tidak hanya datang ke TPS. “Pemilih cerdas juga aktif mencari informasi dan rekam jejak calon pemimpin,” ujarnya.

Selain itu, siswa diminta tidak mudah terpengaruh oleh faktor yang tidak relevan seperti penampilan semata atau iming-iming materi.

Dalam sesi interaktif, sejumlah siswa diajak melakukan refleksi untuk menguji pemahaman mereka. 

Materi juga mencakup syarat menjadi pemilih, peran KPU pasca pemilu, hingga pengenalan lembaga-lembaga penyelenggara pemilu di Indonesia.

Tak hanya itu, peserta juga didorong berani menolak segala bentuk kecurangan dalam pemilu. 

Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan mengedukasi lingkungan sekitar, baik teman sebaya maupun keluarga. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#pemilih pemula #kpu #demokrasi #politik #buleleng