Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sambut Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Buleleng Tanam Mangrove dan Lepas Tukik di Pesisir Sumberkima

Francelino Junior • Minggu, 24 Mei 2026 | 08:00 WIB
TANAM MANGROVE: Kader PDI Perjuangan menanam mangrove di pesisir Pantai Sumberkima, dalam rangka menyambut Bulan Bung Karno. (PDI Perjuangan Buleleng)
TANAM MANGROVE: Kader PDI Perjuangan menanam mangrove di pesisir Pantai Sumberkima, dalam rangka menyambut Bulan Bung Karno. (PDI Perjuangan Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Semangat merawat alam digaungkan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng dalam menyambut Bulan Bung Karno Tahun 2026. 

Melalui aksi bertajuk “Gerakan Merawat Pertiwi”, ratusan kader partai turun langsung ke kawasan pesisir Celuk Bangsal, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Sabtu (23/5/2026), untuk melakukan aksi pelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penanaman mangrove, pelepasan tukik, hingga pelepasan burung sebagai simbol menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. 

Aksi lingkungan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan sekaligus Bulan Bung Karno Tahun 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelepasan 50 ekor burung. Setelah itu, sebanyak 50 ekor tukik dilepas ke laut, disusul penanaman 200 pohon mangrove secara simbolis di kawasan pantai.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya mengatakan, Gerakan Merawat Pertiwi merupakan bagian dari gerakan ideologis partai dalam menjaga bumi sebagai sumber kehidupan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan habitat laut,” ujarnya.

Ngurah Arya menjelaskan, mangrove memiliki banyak manfaat bagi lingkungan. Selain mampu mencegah abrasi pantai dan menjaga ekosistem pesisir, tanaman tersebut juga berperan penting dalam menyerap karbon dioksida serta menghasilkan oksigen.

“Mangrove memiliki manfaat besar dalam menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen yang baik bagi masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, PDI Perjuangan ingin terus hadir sebagai partai yang tidak hanya berbicara soal pembangunan, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan hidup untuk generasi mendatang.

“Kami ingin menegaskan bahwa PDI Perjuangan akan selalu hadir untuk merawat pertiwi, menjaga alam, dan memastikan lingkungan tetap lestari untuk generasi mendatang,” tegasnya.

Ia menambahkan, Gerakan Merawat Pertiwi juga diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa pembangunan harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan dan keharmonisan hubungan manusia dengan alam.

Gerakan tersebut disebut sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang menempatkan alam Bali sebagai ruang kehidupan yang sakral dan wajib dijaga keberlanjutannya, baik secara sekala maupun niskala.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi implementasi gagasan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang selama ini konsisten menempatkan isu lingkungan hidup sebagai bagian penting perjuangan ideologis bangsa.

“Gerakan ini kita harapkan tidak berhenti pada penanaman semata, tetapi berlanjut pada perawatan berkelanjutan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” tandasnya.

Aksi lingkungan tersebut turut dihadiri anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, DPRD Kabupaten Buleleng, jajaran pengurus DPC dan PAC se-Buleleng, ranting dan anak ranting se-Kecamatan Gerokgak, tokoh masyarakat, kepala desa, kelian desa adat, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#pdi perjuangan #partai #mangrove #buleleng #Bulan Bung Karno