Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Gandeng Institut Mpu Kuturan, Bawaslu Buleleng Latih Pegawai Produksi Konten Digital Lewat Smartphone

Francelino Junior • Rabu, 27 Mei 2026 | 04:05 WIB
BUAT KONTEN: Staf Bawaslu Buleleng belajar membuat konten digital. Pelatihan itu menggandeng akademisi di Institut Mpu Kuturan Singaraja. (Bawaslu Buleleng)
BUAT KONTEN: Staf Bawaslu Buleleng belajar membuat konten digital. Pelatihan itu menggandeng akademisi di Institut Mpu Kuturan Singaraja. (Bawaslu Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Perkembangan arus informasi di era digital mendorong lembaga publik untuk semakin adaptif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. 

Tak hanya cepat, pesan yang disampaikan juga dituntut jelas, menarik, dan mudah dipahami publik.

Menjawab tantangan tersebut, Bawaslu Buleleng menggandeng Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan (IMK) menggelar Pelatihan Produksi Konten Digital Berbasis Smartphone di Kantor Bawaslu Buleleng, Selasa (26/5/2026).

Pelatihan yang diikuti seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Buleleng itu menjadi langkah penguatan kapasitas internal, khususnya dalam bidang komunikasi publik dan pengelolaan konten digital yang kini menjadi kebutuhan penting lembaga.

Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, mengatakan kemampuan kehumasan memiliki peran strategis di tengah pola komunikasi masyarakat yang kini lebih banyak bergeser ke platform digital.

Menurutnya, keterbatasan sumber daya manusia tidak boleh menjadi hambatan untuk terus berinovasi dalam menyampaikan informasi kelembagaan kepada masyarakat.

“Keterbatasan SDM menjadi tantangan bagi kami, tetapi hal itu tidak menyurutkan komitmen untuk terus belajar dan berkembang. Pemahaman mengenai produksi konten dan komunikasi publik menjadi penting agar informasi kelembagaan dapat tersampaikan secara efektif dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.

Carna menambahkan, kerja-kerja pengawasan yang dilakukan Bawaslu perlu dibarengi kemampuan komunikasi yang baik agar informasi yang disampaikan tidak sekadar informatif, tetapi juga mampu membangun kedekatan dan kepercayaan publik.

Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu Institut Mpu Kuturan, I Gusti Ngurah Aan Darmawan, menjelaskan pelatihan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dijalankan kampus.

Menurut Aan, kolaborasi dengan Bawaslu Buleleng menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan komunikasi publik lembaga, terlebih Bawaslu memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi melalui fungsi pengawasan, baik saat tahapan maupun di luar tahapan Pemilu.

Ia juga menegaskan bahwa fungsi kehumasan saat ini tidak lagi hanya menjadi tugas satu divisi tertentu, melainkan tanggung jawab seluruh unsur dalam lembaga.

“Humas saat ini adalah semua yang ada di dalam lembaga. Setiap pegawai memiliki peran membentuk citra institusi melalui cara berkomunikasi dan menyampaikan informasi kepada publik. Karena itu, komunikasi publik dan penyebaran informasi yang baik menjadi sangat penting,” jelasnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali keterampilan dasar memproduksi konten digital menggunakan smartphone. 

Materi yang diberikan mulai dari teknik pengambilan gambar, pengemasan visual, hingga strategi membuat konten yang efektif untuk media sosial dan kanal informasi digital lainnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#bawaslu #konten #Institut Mpu Kuturan #buleleng