Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Duh, 2 Kelompok Pemuda di Buleleng Bali Terlibat Bentrok Jelang Nyepi. Ini Pemicunya

Eka Prasetya • Selasa, 12 Maret 2024 | 16:03 WIB

 

BENTROK: Keributan kelompok pemuda yang terjadi di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng Bali, pada hari pengerupukan, Minggu (10/3/2024).
BENTROK: Keributan kelompok pemuda yang terjadi di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng Bali, pada hari pengerupukan, Minggu (10/3/2024).

SERIRIT, RadarBuleleng.id - Sebanyak 2 kelompok pemuda di Buleleng,  Bali, terlibat bentrok pada hari pengerupukan, Minggu (10/3/2024). Bentrok terjadi menjelang hari raya Nyepi.

Kedua kelompok pemuda itu terlibat adu pukul dalam peristiwa tersebut.

Tidak ada korban  jiwa dalam peristiwa tersebut. Polisi kini masih berusaha melakukan mediasi peristiwa bentrok itu.

Keributan itu terjadi di simpang tiga Banjar Dinas Bukit Sakti, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 Wita, pada Minggu (10/3/2024). Lokasi bentrok tidak jauh dari Bale Banjar Bukit Sakti, Desa Lokapaksa.

Keributan melibatkan kelompok pemuda dari Banjar Dinas Sorga dan  Banjar Dinas Bukit Sari. Keduanya merupakan banjar yang bertetangga di Desa Lokapaksa.

Informasi yang dihimpun RadarBuleleng.id, peristiwa bermula saat pemuda dari Banjar Dinas Sorga melintas dengan menggunakan mobil pikap berisi sound system.

Saat melintas di depan Bale Banjar Bukit Sakti, mereka tiba-tiba menghampiri para pemuda yang ada di bale banjar Bukti Sakti.

Kedua kelompok pemuda ini akhirnya terlibat keributan hingga terjadi aksi pemukulan. Padahal mereka tidak memiliki masalah sebelumnya.

Praktis hal itu memicu perlawanan dari kelompok pemuda di Banjar Dinas Bukit Sakti. Sehingga pecah keributan pemuda antar banjar.

Mendengar peristiwa tersebut, Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi langsung mendatangi lokasi kejadian.

Saat itu polisi juga menerjunkan pasukan Brimob untuk mencegah konflik meluas.

Saat polisi datang, mobil pikap yang dikemudikan pemuda dari Banjar Dinas Sorga kembali melintas.

Hal itu kembali memicu keributan antara kedua kelompok pemuda. Bahkan ketika polisi dan Brimob ada di TKP, mereka tetap terlibat baku hantam.

Polisi menduga peristiwa itu akibat pesta miras yang dilakukan kelompok pemuda jelang mengarak ogoh-ogoh. Sehingga memicu emosi dan keributan antara dua kelompok pemuda.

Pada Minggu (10/3/2024) sore, polisi telah melakukan dialog dengan pemuda dan tokoh masyarakat di Banjar Dinas Sorga dan di Banjar Dinas Bukit Sakti.

Rencananya polisi akan kembali melakukan mediasi dengan melibatkan kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurutnya peristiwa itu masih dalam  proses penanganan pihak kepolisian.

“Itu masih ditangani Polsek Seririt. Pak Kapolres sudah sempat mediasi. Nanti akan ada pertemuan lanjutan,” kata Darma. (*)

Editor : Eka Prasetya
#bali #brimob #lokapaksa #Polres Buleleng #pemuda #seririt #buleleng #bentrok #polisi