SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Hujan deras yang terjadi di wilayah Kelurahan Seririt, Buleleng pada Sabtu (15/2/2025) malam, berdampak serius.
Puluhan kepala keluarga mendadak harus mengungsi. Gara-gara air setinggi paha orang dewasa merendam rumah warga.
Hujan mulai mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (15/2/2025) malam hingga Minggu (16/2/2025) pukul 03.00 dini hari.
Saluran drainase tidak mampu menampung air hujan. Sehingga air akhirnya meluap dan merendam rumah warga.
”Curah hujan terlalu tinggi. Ada juga limpahan air dari sungai yang ada di selatan Jalan Ngurah Rai. Ketinggian air ada yang sampai dada orang dewasa,” ujar Lurah Seririt, I Gusti Putu Sugiro.
Baca Juga: Sejumlah Desa di Buleleng Terdampak Banjir, Pemerintah Mulai Salurkan Bantuan
Akibat banjir tersebut, pemerintah harus melakukan evakuasi warga dari rumahnya. Sebab genangan air sudah mendekati stop kontak di rumah warga.
Apabila warga tidak dievakuasi, khawatirnya terjadi arus pendek listrik. Hal itu akan sangat membahayakan, sebab listrik juga merambat lewat air.
Sugiro mengaku wilayahnya cukup sering terendam banjir. Bahkan akses jalan nasional juga sempat tidak bisa dilalui karena terendam air yang cukup tinggi.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Buleleng, Ketut Yudistira menyebut ada 47 KK yang terdampak genangan banjir di wilayah Seririt.
”Hampir tiap tahun selalu kena genangan banjir. Apalagi hujan deras dari Sabtu malam sampai Minggu dini hari. Jadinya air masuk ke rumah warga,” kata Yudistira. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya