SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 1.200 orang guna membersihkan pantai di Buleleng. Mereka dikerahkan untuk membersihkan garis pantai sepanjang 9,6 kilometer di Kota Singaraja. Mulai dari kawasan Pelabuhan Tua Buleleng hingga Pantai Lovina.
Aksi pembersihan itu digagas TNI dalam rangka Kick Off Pelestarian Alam Kodam IX/Udayana.
Sebanyak 1.200 orang ikut terlibat. Terdiri dari personel TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Buleleng, serta masyarakat.
Para peserta membersihkan sampah yang terbawa arus sungai dari pegunungan, juga sampah-sampah kiriman dari laut. Seperti botol, plastik, kertas, hingga sampah organik. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut menuju TPA Bengkala.
Komandan Kodim 1609/Buleleng, Letkol Kav Angga Nurdyana mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI bersama masyarakat dan elemen lainnya terhadap lingkungan, khususnya di Buleleng.
Apalagi saat ini, curah hujan yang semakin tinggi membuat sampah-sampah semakin sering tertimbun di wilayah pesisir pantai. Apalagi wilayah Buleleng yang nyegara gunung, membuat semua sampah akan terbawa ke laut.
"Semuanya bersinergi, semua elemen melakukan bersih-bersih di pantai Buleleng. Sekarang sudah musim penghujan, buangan sampah rumah tangga pasti terbawa dari hulu ke hilir," ujar Angga.
Menurutnya, apabila sampah-sampah ini tidak bisa dikendalikan maka akan berdampak buruk pada pariwisata Buleleng yang mengandalkan keindahan pantai. Lantaran akan tercemar dengan sampah-sampah yang datang.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat mengatakan, kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya masih rendah.
Dampaknya, banyak sampah-sampah yang ditemui di wilayah pesisir Buleleng. Apalagi panjang pantai di Kabupaten Buleleng mencapai 157,5 kilometer. Selain itu terdapat 146 daerah aliran sungai, baik yang aktif maupun mati.
"Banyak masyarakat yang membuang sampah di sungai, ini sangat memprihatinkan. Di Buleleng tidak hanya sampah kiriman dari laut, tetapi juga sampah yang terbawa air dari sungai," ujarnya.
Aksi bersih-bersih pantai pun menurutnya menjadi salah satu solusi untuk tetap menjaga kebersihan di pesisir.
DLH juga menerjunkan petugas kebersihan setiap hari di pesisir pantai Buleleng, mulai dari Eks Pelabuhan Buleleng sampai dengan Pantai Lovina. (*)
Editor : Eka Prasetya