Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Senderan Jembatan di Kawasan Wisata Lovina Bali Jebol, Akses ke Pantai Terganggu

Eka Prasetya • Selasa, 12 Maret 2024 | 23:27 WIB
AKSES DARURAT: Warga melintas di Jembatan Celuk Buluh setelah dilakukan perbaikan darurat.
AKSES DARURAT: Warga melintas di Jembatan Celuk Buluh setelah dilakukan perbaikan darurat.

LOVINA, RadarBuleleng.id - Senderan jembatan di kawasan wisata Lovina, Bali, jebol tergerus banjir.

Akibat peristiwa tersebut, jembatan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Sementara waktu hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas.

Selain itu akses jalan menuju ke kawasan pantai, serta areal pekuburan warga juga terhambat.

Jembatan tersebut berada di Jalan Kedasih, yang masuk wilayah Banjar Dinas Celuk Buluh, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. Celuk Buluh merupakan salah satu dusun yang berada di pusat kawasan wisata Lovina.

Perbekel Kalibukbuk, Ketut Suka mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (9/3/2024) lalu.

Awalnya debit air di Tukad Asangan yang melintasi Banjar Dinas Celuk Buluh, meluap cukup tinggi.

Air yang meluap membawa material berupa sampah ranting-ranting pohon, hingga kayu gelondongan.

Warga semula hendak membersihkan material. Namun mereka was-was karena jembatan bergoyang saat diterjang air.

Akhirnya pada Sabtu malam, senderan jembatan benar-benar tergerus. Sehingga warga tidak bisa melintasi jembatan tersebut.

Padahal jembatan itu sangat penting bagi warga. Karena menghubungkan pemukiman warga di kawasan pantai.

Selain akses menuju pantai, jalan tersebut juga digunakan menuju areal Setra Desa Adat Banyualit. Termasuk menuju pantai tempat nelayan tradisional melaut.

Warga akhirnya melakukan perbaikan secara swadaya. Perlu material pasir bercampur batu sebanyak 4 truk untuk menguruk senderan.

“Kalau jebol, otomatis saat ada upacara tidak bisa lewat. Tadi dilakukan perbaikan darurat. Yang penting bisa untuk usung mayat saja,” katanya.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng.

Menurutnya diperlukan perbaikan permanen terhadap jembatan tersebut. Karena kondisinya sudah sangat riskan.

“Sudah dilakukan perbaikan secara darurat. Nanti Dinas PU akan merancang perbaikan secara permanen,” ujarnya.

Untuk sementara perbaikan darurat hanya dibuka untuk akses kendaraan roda 2.

“Kami masih upayakan untuk akses kendaraan roda 4. Supaya paling tidak bisa lewat saja. Karena disana juga ada fasilitas TPST,” kata Ariadi.

Selain itu jembatan penghubung antara Desa Kaliasem dengan Desa Tigawasa juga tergerus banjir.

Akibatnya senderan jebol. Saat ini jembatan masih bisa dilintasi. Namun warga diminta berhati-hati. Karena cukup rawan. (*)

Editor : Eka Prasetya
#bali #jebol #kalibukbuk #pantai #jembatan #lovina #buleleng #kawasan wisata