Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Amor Ing Acintya. Pelatih Sekolah Penggerak di Buleleng Jadi Korban Kecelakaan Beruntun

Francelino Junior • Minggu, 2 Juni 2024 | 20:20 WIB

 

BERUNTUN: Kondisi di lokasi kejadian usai kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan A. Yani Singaraja. Satu orang tewas akibat peristiwa ini.
BERUNTUN: Kondisi di lokasi kejadian usai kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan A. Yani Singaraja. Satu orang tewas akibat peristiwa ini.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kabar duka datang dari dunia pendidikan di Buleleng. Seorang pelatih sekolah penggerak di Buleleng jadi korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Singaraja.

Pelatih sekolah penggerak itu adalah Ketut Toya Sumartha. Dia merupakan pensiunan Pengawas Sekolah Dasar di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng.

Peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas (laka lantas) terjadi pada Sabtu (1/6/2024) di Jalan Ahmad Yani Singaraja, pukul 05.30 Wita.

Baca Juga: Lagi, Rombongan Study Tour Alami Kecelakaan Maut. Kernet Bus dan Guru Pendamping Jadi Korban

Kecelakaan tersebut terjadi di sebelah barat Jembatan Tukad Banyumala, Kelurahan Banyuasri, Buleleng.

Peristiwa tersebut berawal dari datangnya mobil Suzuki Ertiga DK 1487 EV dari arah Singaraja menuju ke barat Gilimanuk. Mobil itu dikemudikan dikemudikan Wahyu Lucky Tegar Anggoro, 23, warga asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Dampaknya mobil itu menabrak mobil pick up dengan nopol DK 1487 EV yang dikemudikan Abdul Wahab, 39, warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng. Mobil itu sebenarnya sedang parkir karena pengemudi tengah menurunkan muatan.

Ternyata mobil itu belum berhenti. Mobil kemudian menyambar sepeda motor Honda Vario nopol DK 8527 VY yang dikendarai oleh Priatin, 34, warga Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada. 

Baca Juga: Bule Rusia Berkendara Mobil dalam Keadaan Mabuk, Terlibat Kecelakaan Mengerikan di Bali setelah Menabrak Bule Prancis

Tak hanya itu, mobil juga menabrak seorang pejalan kaki bernama I Ketut Toya Sumartha, 63, warga Kelurahan Banyuasri, yang kebetulan tengah jalan pagi.

Kerasnya benturan membuat mobil Suzuki Ertiga dalam keadaan ringsek. Begitu juga dengan sepeda motor Honda Vario. 

Sementara mobil Suzuki Pick Up ringsek pada bagian bodi belakang. Sedangkan muatan tahu yang mereka angkut dalam keadaan hancur. 

Pengemudi mobil Suzuki Ertiga, Wahyu Lucky dalam keadaan sehat. Sementara pengemudi Suzuki Pick Up, Abdul Wahab mengalami luka lecet pada lutut kanannya.

Sedangkan pengendara sepeda motor Honda Vario, Priatin mengalami benjol pada dahi, tangan kanan patah, juga luka lecet pada kaki kiri dan kanannya. 

“Pejalan kaki bernama I Ketut Toya Sumartha mengalami luka terbuka pada kaki kanan, luka robek pada kepala bagian belakang, dan luka lecet pada kedua tangan. Meninggal dunia di TKP,” ujar Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#sekolah penggerak #kecelakaan #Polres Buleleng #buleleng #Singaraja