SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Aspal di ruas Jalan Laksamana, Kota Singaraja, seringkali mengelupas.
Ruas jalan yang berada dekat dengan Batalyon Infanteri (Yonif) Raider itu langganan masuk daftar jalan rusak dari tahun ke tahun.
Aspal mengelupas, bahkan pada kondisi tertentu menggelembung. Kondisi itu terang saja membahayakan pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua.
Padahal ruas jalan itu selalu diperbaiki secara berkala. Namun belum berhasil diperbaiki secara permanen.
Baca Juga: Protes Jalan Rusak, Warga Kubutambahan Tanam Pisang di Tengah Jalan
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra mengatakan, ruas jalan tersebut memang memerlukan konstruksi khusus.
Tadinya konstruksi jalan tersebut tidak dirancang untuk ruas yang padat kendaraan. Juga tidak dirancang untuk dilalui kendaraan barang yang membawa muatan berat.
Seiring dengan berkembangnya permukiman dan perekonomian, arus lalu lintas semakin padat. Kendaraan dengan beban berat pun melintas di sana.
“Karena kendaraan itu ngerem, aspalnya pasti mengelupas. Apalagi jalan turunan dengan kemiringan cukup curam seperti itu,” kata Adiptha saat ditemui di Hutan Kota Banyuasri, Selasa (18/6/2024).
Baca Juga: Jalan Rusak Parah tanpa Ada Perbaikan, Warga Bersurat ke Pemprov Bali
Menurut Adiptha pihaknya sebenarnya telah melakukan perbaikan berkala. Bahkan jalan itu menjadi jalan yang paling sering diperbaiki.
Perbaikan dilakukan secara berkala, karena kondisi jalan sangat berbahaya bila dilintasi kendaraan roda dua.
“Sebenarnya sering kami perbaiki. Biasanya kami perbaiki malam biar tidak mengganggu lalu lintas. Hanya memang kondisi jalan sudah lumayan tua,” katanya.
Untuk penanganan secara permanen, idealnya diperlukan perbaikan secara total. Karena menyangkut kondisi konstruksi jalan.
Artinya jalan akan dibongkar total. Selanjutnya akan dilakukan penguatan pondasi dan pengerasan jalan. Baru selanjutnya di aspal lagi.
“Memang idealnya dibongkar yang lama, dibuat yang baru. Karena rancangan awal bukan untuk beban berat. Perlu konstruksi khusus. Sedang kami rencanakan, mudah-mudahan bisa diperbaiki total,” demikian Adiptha. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya