SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Peristiwa kebakaran terjadi di Kota Singaraja. Toko sepatu Bata yang berada di areal pertokoan Pasar Anyar nyari hangus dilalap si jago merah. Beruntung api dapat segera dipadamkan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (13/8/2024) sekitar pukul 16.45 sore. Praktis peristiwa itu menjadi perhatian masyarakat.
Maklum saja, toko itu terletak di kawasan Pasar Anyar Singaraja, pasar tradisional yang paling ramai di Buleleng.
Baca Juga: Dinas Damkar Buleleng Bentuk Relawan, Cegah Kebakaran di Bali Utara
Toko berukuran 6x6 dengan dua lantai ini, berada tepat di areal pertokoan di pinggir Jalan Diponegoro. Toko ini juga pernah terbakar pada tahun 2019 lalu.
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, kebakaran diduga terkait dengan aktivitas persembahyangan yang dilakukan salah seorang karyawan setempat.
Karyawan itu sempat melakukan persembahyangan pada pukul 16.00 sore. Sekitar 45 menit kemudian, saksi Ketut Negi Jingsih, 40, yang merupakan pedagang canang di dekat toko, melihat ada kepulan asap di lantai 2 toko.
Saksi kemudian mencari pramuniaga toko dan meminta agar pramuniaga mengecek kondisi di lantai dua.
Salah seorang pramuniaga, yakni Ketut Ngurah Pastika, 34, bergegas memeriksa kondisi lantai 2 toko tempatnya bekerja. Ternyata api sudah menyala dan berkobar degan besar.
Dia langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng serta Bhabinkamtibmas Kampung Kajanan.
Baca Juga: Dinas Pemadam Kebakaran Dijanjikan Dapat Armada Baru
Sekitar pukul 17.00 Wita, satu unit mobil pemadam kebakaran dengan tujuh personil datang dan langsung memadamkan api di lokasi.
Dibantu warga sekitar, api dapat dipadamkan sekitar pukul 17.30 Wita sehingga tidak merembet ke ruangan dan toko lainnya, mengingat areal pertokoan tersebut sangat berdempetan.
”Kebakaran diduga karena ada percikan dupa yang jatuh ke kumpulan kardus sepatu,” ujar Agus Dwi.
Beruntung peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya kardus sisa pembungkus sepatu yang hangus terbakar. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya