Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mahasiswa IMK Singaraja Gelar “EcoPurity” di Pancoran Manasuli Nagasepaha, Wujudkan Harmoni Alam dan Spiritualitas

Eka Prasetya • Minggu, 26 Oktober 2025 | 23:24 WIB

 

PEMBERSIHAN: Mahasiswa Institut Mpu Kuturan (IMK) Singaraja melakukan aksi pembersihan ke jalur menuju Pancoran Manasuli, Nagasepeha.
PEMBERSIHAN: Mahasiswa Institut Mpu Kuturan (IMK) Singaraja melakukan aksi pembersihan ke jalur menuju Pancoran Manasuli, Nagasepeha.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Upaya menjaga kelestarian alam sekaligus kesucian tempat suci terus digelorakan mahasiswa Institut Mpu Kuturan (IMK) Singaraja. 

Melalui kegiatan bertajuk “EcoPurity”, para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini turun langsung ke Pancoran Manasuli, Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Jumat (24/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan penerapan konsep Eco-Theology, yakni ajaran yang menekankan keseimbangan antara manusia, alam, dan nilai spiritual keagamaan. 

Pancoran Manasuli sendiri dikenal sebagai salah satu tempat melukat yang rutin digunakan masyarakat untuk penyucian diri.

Melalui “EcoPurity”, para mahasiswa berupaya menjaga kebersihan serta kesucian area pancoran agar tetap nyaman, lestari, dan layak digunakan untuk kegiatan spiritual.

Rangkaian kegiatan “EcoPurity” meliputi pembersihan sampah plastik di sekitar pancoran, penggantian wastra dan tedung, penanaman pohon yang bermanfaat untuk kebutuhan upacara, serta melukat.

Koordinator KKN Desa Nagasepaha, Putu Budi Sugihartana menjelaskan, aksi tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan kesucian tempat suci.

“EcoPurity berfokus pada penjagaan kawasan suci agar tetap bersih dan lestari. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat bagi lingkungan sekitar dan masyarakat yang melaksanakan melukat di Pancoran Manasuli,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Perbekel Desa Nagasepaha, I Wayan Sumeken. 

Ia menilai, kehadiran mahasiswa KKN membawa energi positif bagi desa, khususnya dalam upaya menjaga kebersihan dan keharmonisan lingkungan.

“Anak-anak KKN IMK telah memberikan dampak positif bagi desa kami. Mudah-mudahan sinergi seperti ini bisa terus berlanjut antara Desa Nagasepaha dan pihak kampus,” ungkapnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#Nagasepaha #kuliah kerja nyata #melukat #alam #mahasiswa #Institut Mpu Kuturan #spiritual #pancoran #buleleng